BACA JUGA:Sepatu Running 910, Fokus Lari dengan Teknologi Modern dengan Performa Tinggi Harga Kompetitif
Material Upper
Perbedaan paling signifikan antara Samba OG dan Samba Classic ada di material upper.
- Samba OG menggunakan leather asli dengan tekstur lebih halus dan terasa premium.
Jika ditekan, permukaannya terasa lebih lembut dan lentur.
- Samba Classic menggunakan material synthetic leather.
Teksturnya lebih kaku dan menyerupai kulit imitasi dengan efek seperti “kulit jeruk”.
BACA JUGA:Sepatu Running 910, Fokus Lari dengan Teknologi Modern dengan Performa Tinggi Harga Kompetitif
Di bagian suede (swede) depan sepatu, Samba OG menggunakan suede yang lebih halus, sementara Samba Classic cenderung memakai suede kasar yang dirancang untuk daya tahan.
Tulisan “SAMBA” yang Berbeda
Detail kecil tapi penting lainnya ada pada tulisan “SAMBA” di sisi sepatu.
Pada Samba OG, tulisan ini terlihat lebih bold, tebal, dan tegas, memberikan kesan premium.
Sementara pada Samba Classic, tulisan Samba tampil lebih tipis dan sederhana.
Detail ini sering luput dari perhatian, padahal cukup membantu dalam membedakan kedua model.
BACA JUGA:Mills, Brand Lokal Sepatu Running dengan Teknologi Modern dengan Harga Terjangkau
Tali Sepatu dan Insole Juga Tidak Sama
Meski terlihat sepele, tali sepatu Samba OG dan Samba Classic ternyata berbeda bentuk dan karakter.
Samba OG biasanya memiliki tali dengan tampilan lebih lifestyle, sedangkan Samba Classic cenderung mempertahankan gaya sporty.
Pada bagian insole, Samba OG menampilkan finishing lebih glossy dan terdapat logo Adidas Originals dengan simbol trefoil (tiga daun).