Upper yang fleksibel membantu kaki bergerak lebih natural saat berlari, menggiring bola, maupun melakukan kontrol pertama.
Material upper ini juga cukup nyaman untuk penggunaan rutin, baik saat latihan maupun pertandingan internal sekolah atau komunitas.
Untuk kelas harganya, kualitas material yang ditawarkan terasa solid dan tidak murahan.
Insole Seimbang, Cocok untuk Kaki Lebar
Salah satu keunggulan Mills Espada dibanding beberapa kompetitor di kelas yang sama adalah karakter insole-nya.
Espada menawarkan kombinasi empuk dan stabil yang seimbang, sehingga tidak membuat kaki cepat lelah meski digunakan dalam durasi cukup lama.
BACA JUGA:Waspada! Begini Cara Membedakan Adidas Adizero FSL Asli dan Palsu yang Harus Kamu Tahu
Menariknya, sepatu ini terasa cukup ramah untuk pemain dengan bentuk kaki sedikit lebih lebar.
Ruang di dalam sepatu terasa lega tanpa mengorbankan fit, menjadikannya pilihan ideal bagi pemain pelajar yang sering kesulitan menemukan sepatu bola nyaman di harga terjangkau.
Solplate Familiar, Sensasi Berbeda
Mills Espada menggunakan solplate yang mirip dengan Flame 2.0, namun sensasi pemakaiannya terasa berbeda.
Hal ini dipengaruhi oleh desain upper dan struktur sepatu secara keseluruhan.
BACA JUGA:Waspada! Begini Cara Membedakan Adidas Adizero FSL Asli dan Palsu yang Harus Kamu Tahu
Traksi yang dihasilkan cukup stabil untuk berbagai pergerakan dasar seperti sprint ringan, perubahan arah, hingga kontrol bola.
Sepatu ini paling optimal digunakan di lapangan rumput alami dan rumput sintetis dengan kondisi standar.
Stud yang tidak terlalu agresif membuat Espada nyaman untuk pemain yang lebih mengutamakan kontrol dan stabilitas dibandingkan kecepatan eksplosif.
Ringan dan Ramah Kantong
Dengan bobot sekitar 188 gram, Mills Espada tergolong ringan di kelas sepatu bola pelajar.