BACAKORAN.CO - Bencana tanah longsor melanda Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.
Longsor yang terjadi di kawasan kaki Gunung Burangrang tersebut menimbun puluhan rumah warga dan menimbulkan korban jiwa.
Hingga Sabtu siang, enam orang dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan di lapangan.
Material longsor dilaporkan menimbun sedikitnya 30 rumah warga.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut.
BACA JUGA:Pintu Air Manggarai Level Waspada! Muka Air Tembus 795 Cm Imbas Luapan Kali Ciliwung dan Hujan Deras
BACA JUGA:Amerika Serikat Resmi Keluar dari WHO, Pakar Unpad: Indonesia Tak Perlu Minder
Curah hujan yang tinggi membuat kondisi tanah menjadi labil, sehingga memicu longsoran dari perbukitan yang berada tepat di atas permukiman warga.
Kondisi geografis wilayah yang berada di kaki gunung memang dikenal rawan pergerakan tanah, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi.
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menyampaikan bahwa jumlah korban masih bersifat sementara dan terus mengalami pembaruan seiring dengan proses pencarian yang masih berlangsung.
Ia menegaskan bahwa data yang disampaikan kepada publik belum dapat dianggap final karena dinamika di lapangan masih terus berubah.
“Jadi datanya ini masih bergerak, terbaru 6 orang meninggal dunia, 21 dilaporkan selamat, terus ada 84 orang masih dicari sampai saat ini,” ujar Nur Awaludin Lubis, dikutip dari detikJabar, Sabtu (24/1/2026).
BACA JUGA:Ini Fakta Kronologi Selebgram Lula Lahfah Meninggal Dunia Versi Kepolisian
BACA JUGA:Usai Jadi Tersangka Pemerasan, KPK Ungkap Sudewo Ikut Terlibat dalam Kasus Korupsi Proyek DJKA
Selain korban meninggal dunia, sebanyak 21 warga berhasil selamat dari bencana tersebut.