BACAKORAN.CO - Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim Akui masih dalam perawatan pemulihan kesehatannya.
Tapi Nadiem juga siap menghadapi sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) hari ini.
"Masih dalam perawatan, saat ini siap sidang. Makin cepat kebenaran akan terbuka, semakin baik," kata Nadiem Makarim sebelum persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, dilansir Bacakoran.co dari Detiknews, Senin (26/1/2026).
Nadiem juga mengungkapkan ia akan melewati semua proses hukum kasus ini dan ia yakin setiap saksi yang dihadirkan dalam persidangan akan membuka kebenaran.
BACA JUGA:Sidang Chromebook Memanas: Kubu Nadiem Tuduh Saksi Ditekan Saat Penyidikan , JPU Bantah
"Seperti sidang yang sebelumnya yang terpenting itu adalah kebenaran itu kan jadi satu per satu, saksi pun akan membuka kebenaran tersebut," ujarnya.
Sebelumnya Nadiem Makarim ungkap kekecewaan dalam penolakan eksepsi terkait kasus korupsi laptop yang menjerat eks Kemendikbud tersebut.
Meski begitu, ia tetap meghormati proses hukum yang ada yang telah diputuskan oleh Hakim.
"Saya kecewa dengan putusan hari ini. Tapi saya menghormati proses hukum" ungkapnya di ruang sidang PN, dilansir Bacakoran.co dari CNN Indonesia, Senin (12/1/2026).
Di kesempatan itu, dia ungkap rasa syukur karena Google sudah buka suara mengenai pengadaan Chromebook dengan menyatakan tak ada konflik kepentingan di dalamnya.
BACA JUGA:Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Memicu Teguran Majelis Hakim, Mabes TNI Buka Suara
"Alhamdulillah, seperti yang teman-teman tahu Google sudah buka suara dan sudah menyebut dengan sangat jelas tidak ada konflik kepentingan. Bahkan, investasi Google mayoritas terjadi sebelum saya menjadi Menteri dan Chromebook terbukti bisa digunakan tanpa internet," tutur Nadiem.
"Google juga berbicara Chromebook itu laptop nomor satu untuk pendidikan di dunia. Semoga ini bisa jadi penerang," pungkasnya.