Jelas! Ini Alasan Ahok Mundur dari Pertamina Ternyata Bukan Soal Jabatan

Selasa 27 Jan 2026 - 20:04 WIB
Reporter : Deby Tri
Editor : Deby Tri

BACAKORAN.CO - Ahok Mundur dari Pertamina menjadi sorotan publik setelah Basuki Tjahaja Purnama mengungkap langsung alasan di balik keputusannya meninggalkan jabatan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) pada 2024. 

Pernyataan tersebut disampaikan Ahok saat memberikan kesaksian dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018–2023.

Keputusan Ahok Mundur dari Pertamina bukanlah langkah emosional, melainkan hasil dari akumulasi konflik kebijakan yang membuatnya merasa tidak lagi memiliki ruang untuk melakukan perubahan nyata.

Alasan Ahok Mundur dari Pertamina Bukan Gaji, Tapi Legacy

Dalam kesaksiannya, Ahok menegaskan bahwa Alasan Ahok Mundur dari Pertamina sama sekali tidak berkaitan dengan gaji atau ambisi jabatan. 

BACA JUGA:Eks PSG dan Pemain Naturalisasi Berlabel Timnas Indonesia U23 Perkuat Pertahanan Persib, Ngeriiii!

Ia menyebut tujuannya sejak awal adalah membangun legacy dan memperbaiki sistem di tubuh BUMN energi tersebut.

“Saya bukan kejar gaji, bukan kejar jabatan. Saya kejar legacy untuk memperbaiki Pertamina,” tegas Ahok.

Pernyataan ini memperkuat narasi bahwa Alasan Ahok Mundur dari Pertamina berakar pada perbedaan visi yang tidak bisa dikompromikan.

Konflik Kebijakan Jadi Pemicu Ahok Mundur dari Pertamina

Salah satu faktor utama Ahok Mundur dari Pertamina adalah penolakan pemerintah terhadap sejumlah usulan strategis yang ia ajukan.

BACA JUGA:Indonesia Summit 2026: Cara Perkuat Ekosistem Penjual dan Affiliate Creator di Era Discovery E-commerce

Ahok menyebut dirinya telah mengusulkan pembenahan serius pada kebijakan subsidi energi dan sistem procurement, namun tidak mendapat persetujuan.

Menurut Ahok, tanpa dukungan penuh dari pemegang kekuasaan, upaya reformasi hanya akan menjadi formalitas. 

Inilah yang kemudian menguatkan Alasan Ahok Mundur dari Pertamina sebagai bentuk sikap profesional, bukan perlawanan politik.

Permintaan Jabatan Dirut yang Ditolak

Dalam kesaksiannya, Ahok juga mengungkap bahwa dirinya pernah menyampaikan permintaan langsung kepada Presiden Joko Widodo agar diberikan kewenangan penuh sebagai Direktur Utama. 

BACA JUGA:Kapolri Jenderal Listyo Sigit Tegas Tolak Wacana Menteri Kepolisian: Lebih Baik Jadi Petani

Kategori :