BACAKORAN.CO - Persis Solo benar-benar babak belur di Super League 2025/2026. Di saat mereka sulit keluar dari jeratan zona degradasi, juga harus dibebani membayar denda atas sanksi yang dilakukan pendukungnya.
Persis harus membayar denda sampai Rp 250 juta. Denda itu harus dibayarkan Persis atas terjadinya penyalaan flare dalam jumlah banyak di Tribun Selatan, Tribun Timur, dan Tribun Utara yang dilakukan oleh penonton Persis Solo.
Kejadian itu tersaji saat Persis Solo menjamu Persita Tangerang pada 4 Januari 2026. Kejadian yang berujung kekalahan Persis 1-3 itu disidangkan Komisi Disiplin pada 7 Januari 2026 dan baru diumumkan ke publik.
Pada hari yang sama, Komdis PSSI juga menjatuhkan hukuman kepada Tim PSM Makassar. Ini karena pada saat dijamu Borneo FC pada 3 Januari 2026 ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning.
BACA JUGA:Komdis Tak Hukum Suporter Ikut Away ke Markas Lawan
Atas kejadian ini, Komisi Disiplin menjatuhkan denda Rp 50 juta.
Kemudian Komisi Disiplin atau Komdis juga menghukum Klub Persijap Jepara. Ini karena saat menghadapi tuan rumah Persija Jakarta pada 3 Januari 2026, ada suporter Persijap Jepara sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan.
Komdis menjatuhkan sanksi kepada Persijap Jepara dengan denda Rp 25 juta.
Persis harus terima hukuman denda dari Komdis karena ulah pendukungnya-Persis-
Klub Arema FC juga mendapatkan hukuman yang sama. Arema FC dapat denda saat menantang tuan rumah Bali United pada 4 Januari 2026.
Saat itu, ada suporter Arema FC sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan. Komdis menjatuhkan denda Rp 25 juta.
BACA JUGA:Waspada untuk Kontestan Kompetisi, Gegara Tamu VIP Komdis PSSI Hukum Persik Rp 200 Juta!
Komdis juga menjatuhkan sanksi kepada Rafael William Struick. Striker Dewa United itu mendapatkan hukuman tambahan berupa larangan bermain sebanyak 2 pertandingan dan denda Rp10 juta.
Rafael Struick mendapatkan hukuman tambahan ini karena di pertandingan Dewa United melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC melakukan pelanggaran serius.
Striker Timnas Indonesia itu bertindak kasar dengan sengaja menendang bola ke arah pemain lawan. Pada kejadian ini, wasit sudah memberikan kartu merah langsung.