Ahok Buka-bukaan di Sidang Korupsi Minyak: Minta Presiden dan BUMN Diperiksa, Sebut Banyak yang Bisa Ditangkap

Rabu 28 Jan 2026 - 11:56 WIB
Reporter : Yudha IP
Editor : Yudha IP

Lebih lanjut, Ahok menyatakan bahwa praktik tata kelola migas di Indonesia berpotensi menimbulkan banyak pelanggaran hukum apabila ditelusuri secara menyeluruh.

“Makanya saya juga bilang sama Pak Jaksa kalau mau periksa di Indonesia kasih tahu saya, saya bisa kasih tahu Pak, banyak bisa ditangkepin Pak, kalau Bapak mau Pak,” ujar Ahok.

Pertamina “Berdarah-darah” dan Subsidi Jadi Biang Masalah

BACA JUGA:8 Tersangka Korupsi Minyak Pertamina Resmi Diserahkan ke Jaksa, Kerugian Negara Menggunung

BACA JUGA: 2 dari 4 Pelaku Pembunuhan di Sungai Ibul Tertangkap, Terungkap, Korban Ditembak Setelah Tak Berdaya, Dibacok

Selain soal pencopotan direksi, Ahok memaparkan kondisi keuangan Pertamina yang menurutnya berada dalam tekanan berat selama masa jabatannya sebagai komisaris utama.

Ia menyebut kebijakan subsidi energi menjadi faktor utama yang memengaruhi arus kas perusahaan.

“Kami terpaksa minjam uang dengan pendek, Direksi pinjam, kami setuju,” ujar Ahok.

Ia mengaku telah berulang kali melaporkan kondisi tersebut kepada Presiden Joko Widodo, namun tidak mendapatkan tindak lanjut yang signifikan.

“Makanya saya terus lapor pada Presiden. Satu tahun, dua tahun tidak ada reaksi, makanya tahun ketiga saya sudah putuskan,” ucap dia.

BACA JUGA:Diperiksa KPK soal Kunjungan Kerja Jokowi ke Arab Saudi, Dito Ariotedjo Tegaskan Tak Ada Pembahasan Kuota Haji

BACA JUGA:Viral! Pria di Lombok Barat Tega Bunuh dan Bakar Mayat Ibu Kandung Gegara Kecewa Tak Diberi Uang Rp39 Juta

Ahok menjelaskan bahwa salah satu usulannya adalah perubahan sistem subsidi agar lebih tepat sasaran dan efisien.

Namun, setelah usulan tersebut tidak disetujui dan mekanisme pengadaan tidak dijalankan sesuai gagasannya, ia memilih mengundurkan diri dari jabatannya.

“Dan ketika usulan saya ditolak soal subsidi segala macam, procurement tidak dilakukan, saya nyatakan, saya mundur,” ujar Ahok.

Ia menegaskan bahwa keputusannya tersebut bukan dilatarbelakangi kepentingan pribadi, melainkan perbedaan prinsip dalam upaya pembenahan Pertamina.

Kategori :