Tragis! Longsor Pangalengan Bandung Tewaskan 2 Balita, Rumah Warga Jebol Dihantam Tanah

Senin 02 Feb 2026 - 10:40 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACA JUGA:Tambang Emas Ilegal di Jambi Longsor, 8 Pekerja Tewas Tertimbun Saat Masih Bekerja

BACA JUGA:Brukk! Pabrik Air Kemasan di Sumedang Rata Tanah Tertimbun Longsor, Diduga Imbas Hujan Deras

Penyebab dan Faktor Risiko

Fenomena tanah longsor di daerah pegunungan seperti Pangalengan sering terjadi saat musim hujan.

Curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat meningkatkan tekanan air di dalam tanah, sehingga mengurangi daya rekat partikel tanah dan memicu pergerakan tanah.

Kondisi topografi yang curam dan struktur tanah yang labil menjadi kombinasi berbahaya yang rentan terhadap longsor, terlebih jika terjadi hujan terus-menerus seperti pada Minggu lalu.

BACA JUGA:Tragedi Longsor di Sumedang: Tebing Ambruk Proyek TPT Lapangan Mini Soccer, 4 Korban Meninggal!

BACA JUGA:Kemenko Infra Turunkan Tim Khusus Percepat Penanganan Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera

Kesiapan dan Tindakan Pemerintah

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, turun langsung meninjau lokasi longsor dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Pemerintah daerah bersama BPBD cepat tanggap dengan melakukan evakuasi serta memberikan bantuan awal kepada warga terdampak.

Selain itu, mereka juga mengimbau warga sekitar untuk mengungsi sementara waktu dari lokasi yang masih berpotensi longsor jika hujan kembali turun. 

BACA JUGA:Banjr dan Longsor Terjang Jember Akibat Luapan Sungai Bedadung, 1.271 Keluarga Terdampak

BACA JUGA:Belum Tuntas Banjir & Longsor, Tanah Bergerak Kembali Hancurkan Rumah Warga Tapanuli Selatan

Pemkab Bandung bahkan berencana memberikan bantuan kontrakan atau hunian sementara bagi keluarga korban dan warga yang rumahnya rusak berat akibat peristiwa ini, untuk menjaga keamanan dan kenyamanan mereka di tengah situasi yang belum sepenuhnya stabil.

Peristiwa longsor di Pangalengan ini menjadi pengingat keras bahwa bencana alam bisa datang tanpa peringatan.

Hujan lebat yang terus menerus menjadi salah satu faktor kunci dalam meningkatnya risiko tanah longsor, terutama di daerah pegunungan dan perbukitan.

Tragedi kehilangan dua balita ini tentu meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban tetapi juga masyarakat luas di Kabupaten Bandung.

Kategori :