Diserang Soal Anggaran, Prabowo Balik Sindir Budaya Rapat dan Seminar di Hotel!

Jumat 13 Feb 2026 - 12:50 WIB
Reporter : Ayu
Editor : Ayu

BACAKORAN.CO - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukanlah pemborosan anggaran negara.

Ia menekankan bahwa program ini justru menyentuh langsung kebutuhan rakyat, yaitu gizi dan kesehatan, dibandingkan dengan budaya boros yang selama ini terjadi melalui rapat dan seminar di hotel.  

“Budaya menghabiskan anggaran budaya menggelembungkan anggaran budaya melaksanakan kegiatan-kegiatan tidak produktif itu terus dilaksanakan,” katanya saat meresmikan SPPG Polri Palmerah dan Gudang Ketahanan Pangan.

Salah satunya rapat di hotel yang juga menggunakan uang negara.  

BACA JUGA:Seorang Emak-emak Ditangkap Warga Usai Nekat Lempar Bom Molotov ke Toko Emas di Makassar, Apa Motifnya?

BACA JUGA:Viral Video Bentrok TNI-Polri di Mappi, Diduga Dipicu Geber Motor hingga Miras

Ia menambahkan bahwa kebiasaan rapat di hotel, seminar, konferensi, hingga kunjungan yang tidak bermanfaat adalah bentuk pemborosan yang harus dihentikan.

“Rapat-rapat di hotel-hotel, di luar kota, seminar, konferensi, kunjungan yang tidak bermanfaat rakyat ditipu rakyat dibohongi ini yang kita hemat uang ini yang kita alihkan untuk hal seperti ini. APBN tidak keluar dari parameter yg kita tetapkan defisit kita msh di bawah batas yang kita tetapkan sendiri,” tegasnya.  

Prabowo mengakui bahwa sejak awal peluncuran program MBG, banyak pihak yang menilai program ini hanya menghambur-hamburkan uang.

Bahkan, ia menyebut sejumlah kalangan terdidik dan profesor terkenal meramalkan program ini akan gagal.

BACA JUGA:Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Stadion Pakansari Bogor, Atap Beterbangan dan Pohon Tumbang!

BACA JUGA:Guru Honorer Gugat UU APBN 2026 ke MK, Efek Program MBG Dinilai Menggerus Anggaran Pendidikan

“Waktu saya melancarkan program ini, saya diejek. Saya di jelek-jelekin, saya di tuduh macem-macem saya juga tidak mengerti bahkan yg banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik prof terkenal mengejek dan menghina saya dan mereka meramalkan proyek ini pasti gagal,” kata Prabowo dalam peresmian di SPPG Palmerah, Jumat, 13 Februari 2026.  

Ia menilai tudingan tersebut sebagai bentuk kampanye negatif yang menjelek-jelekkan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat.

“Program ini menghambur-hamburkan uang. Operasi ini kampanye ini menjelek-jelekkan presiden yang dipilih langsung oleh rakyat mungkin sebagai ungkapan dendam dan dengki mungkin adalah biasa,” ujarnya.  

Kategori :