Prabowo menjelaskan bahwa program MBG mungkin tidak dianggap penting oleh kalangan berada, tetapi sangat dibutuhkan oleh masyarakat kecil.
BACA JUGA:Keracunan Makanan Bergizi Gratis di SDN 008 Waru, Polisi Lakukan Uji Labfor!
“Program semacam ini sesungguhnya bukan pertama kali di indonesia sudah puluhan negara lain. Dan negara yg maju negara yang demokratis pasti punya program MBG utk rakyatnya. MBG mungkin tidak penting untuk orang yang cukup berada, bagi mereka yg diatas tapi di seluruh dunia yg saya pelajari MBG adalah sgt2 diperlukan oleh mayoritas rakyat,” jelasnya.
Ia mengaku sedih karena justru orang-orang yang berkecukupan menyerang program yang sangat diperlukan oleh masyarakat miskin.
“Tapi, sesuatu yg menyerang hal yang sangat diperlukan oleh orang-orang yang belum kuat ekonominya sungguh menyedihkan bagi saya,” imbuhnya.
Meski demikian, Prabowo tetap yakin bahwa dirinya berada di jalan yang benar. Ia menekankan bahwa terlalu banyak anak-anak Indonesia mengalami stunting akibat kurang gizi.
BACA JUGA:Motif Pembunuhan Karyawan PPPK Terkuak, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan!
“Tapi saya yakin berada di jalan yang benar terlalu banyak anak-anak Indonesia mengalami stunting. Stunting itu kurang gizi mengakibatkan sel tulang otot tidak bisa berkembang dengan baik,” ucapnya.
Dengan keyakinan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa program MBG adalah langkah nyata untuk memperbaiki kualitas hidup rakyat, terutama anak-anak, agar tumbuh sehat dan kuat.
Ia menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa program ini akan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun masa depan bangsa.