Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Cipali Purwakarta, Sopir Tewas dan 28 Penumpang Luka-Luka

Senin 16 Feb 2026 - 12:35 WIB
Reporter : Puput
Editor : Puput

BACA JUGA:Beras Premium Indonesia Siap Tembus Pasar Arab Saudi: BULOG Matangkan Ekspor Haji 2026!

BACA JUGA:Detik-Detik Mencekam Minibus Ludes Terbakar di Ambon, Baru Isi BBM Sopir Menghilang

Selain itu, pihak berwenang juga tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menelusuri faktor teknis penyebab kecelakaan.

Polisi memastikan bahwa penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui apakah ada faktor kelalaian sopir, kondisi kendaraan, hingga faktor jalan yang turut berkontribusi. 

Sejarah Kecelakaan di Tol Cipali

Peristiwa kecelakaan bus di Tol Cipali bukanlah kejadian pertama. Sejumlah kasus serupa telah tercatat sepanjang beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA:Usai Viral Tuduhan Es Spons, Kapolres Metro Depok Beri Motor dan Modal Usaha ke Suderajat Pedagang Es Gabus

BACA JUGA:Viral Dugaan Es Gabus Berbahan Spons! Pedagang Alami Trauma, Aparat Sampaikan Permintaan Maaf

Misalnya, kecelakaan beruntun melibatkan bus dan minibus di Tol Cipali KM 72 pada November 2025 yang menewaskan lima orang dan melukai puluhan lainnya. 

Selain itu, kecelakaan bus lain di Cipali juga pernah menimbulkan korban jiwa dan luka saat kendaraan mengalami oleng atau tabrakan dengan kendaraan lain.

Semua insiden tersebut menegaskan pentingnya kedisiplinan pengemudi, kondisi kendaraan yang layak jalan, serta perhatian ekstra pada ruas tol panjang seperti Cipali yang menjadi jalur utama antar-provinsi.

Pesan Keselamatan untuk Perjalanan Wisata

BACA JUGA:Pintu Air Manggarai Level Waspada! Muka Air Tembus 795 Cm Imbas Luapan Kali Ciliwung dan Hujan Deras

BACA JUGA:Kepergok Hendak Beraksi, Pencuri Motor Meresahkan di Banyuasin Ditembus Pelor, Spesialis Parkiran Masjid

Tragedi ini menjadi pengingat kuat bagi masyarakat dan operator wisata bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama.

Pemerintah dan pengelola tol juga kerap mengimbau para pengemudi untuk menjaga kecepatan, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.

Di sisi lain, keluarga yang hendak melakukan perjalanan jauh disarankan memilih operator bus dengan reputasi keselamatan yang baik dan sopir berpengalaman.

Semoga korban yang luka lekas pulih, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Kategori :