Cekcok Soal Uang Penjualan Emas, Anak Bantai Ayah Tiri Hingga Tewa di Tengah Jalan

Kamis 19 Feb 2026 - 11:31 WIB
Reporter : Doni Bae
Editor : Doni Bae

BACAKORAN.CO -- Diduga akibat cekcok soal uang penujualan emas serta hutang piutang, Nurdin (59), seorang petani di Desa Purun Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, tewas dibantai anak tirinya berinisial RH (29).

Nurdin tewas dengan 5 luka bacok di kepala, telinga, leher dan punggungnya. Sejumlah warga yang menyaksikan pertikaian ayah dan anak itu tak berani mendekat dan melerai.

Setelah kejadian, Nurdin ambruk di tengah jalan, dia sempat dilarikan warga ke klinik medis terdekat, namun nyawanya tak tertolong.

Peristiwa sadis itu terjadi di Desa Purun Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abap Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Selasa pagi 17 Februari 2026.

BACA JUGA:Viral! Wanita di Bantul Aniaya Anak Tiri, Korban Dipukuli hingga Disundut Rokok

BACA JUGA:4 Tahun 'Garap' Anak Tiri, Setelah di Kantor Polisi Ngakunya Khilaf

Keterangan yang dihimpun, peristiwa berdarah itu bermula ketika Nurdin dan anak tirinya RH, sedang melakukan aktivitas di kebun yang berada tak jauh dari rumah mereka.

Nah diduga pagi itu keduanya membicarakan persoalan uang hasil penjualan emas serta utang piutang di antara mereka. RH memanggil Nurdin dan ibu kandungnya untuk berdiskusi soal sisa uang sebesar 2,4 juta rupiah.

Diduga dalam diskusi itu terjadi selisih paham sehingga percakapan itu berubah menjadi cekcok mulut yang di sertai emosi. Diduga tak dapat mengendalikan emosinya, RH lantas mengambil sebilah parang dan mengejar Nurdin yang berusaha menghindar.

Namun langkah Nurdin terhenti ketika bacokan demi bacokan dari arah belakang oleh pelaku yang mengejarnya. Nurdin ambruk bersimbah darah di tengah jalan dengan luka bacok di punggung, leher, telinga, dan kepala, sementara pelaku langsung pergi.

BACA JUGA:Prabowo Subianto Siap Teken Kesepakatan Tarif Dagang dengan AS, Harapan Baru bagi Ekonomi Indonesia

BACA JUGA:BYD Atto 3 Advanced Plus: SUV Listrik Jarak Tempuh 410 Km Panoramic Sunroof

Melihat Nurdin ambruk tak berdaya, warga yang semula hanya menyaksikan dari kejauhan, berusaha memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Puskesma Simpang Babat. Namun takdir berkata lain, Nurdin  dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, setelah kejadian informasinya RH menyerahkan diri ke polisi. Dia kemudian dibawa ke Polres PALI. Petuga juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan menyita parang yang diduga digunakan RH untuk membacok ayah tirinya itu.

Kategori :