BACAKORAN.CO - Persaingan menuju babak final four Proliga 2026 semakin seru. Empat tim putri berebut dua tiket sisa.
Keempat tim putri yang masih berjuang ke babak final four adalah Jakarta Electric PLN Mobile, Jakarta Livin' Mandiri, Jakarta Popsivo Polwan, dan Bandung bjb Tandamata.
Mereka akan bersaing untuk menemani dua tim yang sudah lolos lebih dulu. Kedua tim itu adalah Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Persaingan mereka menuju babak final four akan berlangsung di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor. Di sana, mereka bersaing dua seri, yaitu seri empat dan lima putaran kedua Proliga 2026.
BACA JUGA:FIX! Medan Falcons Antarkan Samator Lolos Final Four Proliga 2026
Dua seri yang akan digelar di Sentul itu, dilaksanakan pada 19-22 Februari 2026 untuk keempat. Sedangkan seri penutup untuk babak reguler atau seri kelima digelar 26 Februari - 1 Maret 2026.
Jakarta Popsivo Polwan dan Bandung bjb Tandamata akan mengawali laga seri keempat, Kamis (19/2). Setiap hari hanya satu laga digelar selama empat hari.
Pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang mengaku laga versus Popsivo merupakan laga hidup mati. Karena sisa dua laga Bandung bjb di Sentul itu sangat krusial.
Bandung bjb Tandamata miliki peluang astikan tiket final four Proliga di Sentul di -PBVSI-
"Bagi bjb dua pertandingan di sentul itu sangat penting. Saya tidak lagi berpikir lolos final four dulu. Menang dua pertandingan saja dulu, baru berpikir final four," ujar Risco.
Selain menghadapi Popsivo, Bandung bjb akan berhadapan dengan Jakarta Livin' Mandiri pada laga penutup seri empat, Minggu (22/2). Itu merupakan laga terakhir tim dari Bandung pada babak reguler.
BACA JUGA:3 Laga Sisa Proliga 2026 Ini Tentukan Nasuib Bandung bjb Tandamata ke Final Four
Bandung bjb saat ini baru mengantongi empat kemenangan dari sepuluh laga dan berada di posisi keenam klasemen sementara dari tujuh tim peserta Proliga 2026.
Sedangkan Livin' dan Popsivo masing-masing berada di peringkat keempat dan kelima dengan sama-sama mengantongi lima kemenangan dari sepuluh laga.
"Bagi empat tim termasuk Electric PLN laga di Sentul ini adalah laga hidup mati. Tidak ada jalan lain kita harus meraih dua kemenangan," tambah Risco.