Sahur Berubah Jadi Mencekam! Banjir 70 Cm Genangi Permukiman Kebon Pala Jatinegara
Banjir setinggi 70 cm merendam permukiman warga di Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur saat waktu sahur.--Youtube-@Liputan6
JATINEGARA, BACAKORAN.CO - Pada dini hari yang tenang saat banyak warga sedang sahur, permukiman di kawasan Kebun Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur mendadak terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 sentimeter (cm).
Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Kamis malam, sehingga air merendam rumah warga dan mengganggu aktivitas sahur serta mobilitas warga di pagi hari.
Intensitas Hujan Tinggi Sebagai Pemicu Utama
Melansir dari video youtube @Liputan6, Hujan lebat yang turun sejak malam hingga dini hari merupakan penyebab utama banjir yang melanda kawasan Kebun Pala.
BACA JUGA:Banjir Bandang Terjang Sentul City Bogor, Sejumlah Kendaraan Terseret Arus Lumpur dan Batu
BACA JUGA:Banjir Mengancam, Alarm Peringatan Dini Menggema di Bekasi, Warga Bersiap Mengungsi!
Curah hujan tinggi dalam waktu singkat meningkatkan volume air permukaan serta menyebabkan saluran drainase kesulitan menampung aliran air.
Kondisi ini mengakibatkan genangan dan banjir yang cepat terjadi di pemukiman warga.
Fenomena seperti ini memang sudah sering terjadi di Jakarta ketika hujan ekstrem datang, terutama di permukiman yang dekat dengan sungai dan memiliki sistem drainase terbatas.
Dampak Langsung Banjir pada Warga
BACA JUGA:Penampakan Hunian Sementara Penyintas Banjir di Aceh Tamiang, Warga: Alhamdulillah Sangat Terbantu
Air setinggi sekitar 70 cm membuat banyak rumah di kawasan Kebun Pala terendam.
Tinggi air tersebut dapat mencapai setinggi lutut orang dewasa, sehingga menghambat aktivitas harian warga dan merusak perabot rumah tangga.
Banjir yang datang saat sahur juga menyebabkan kekacauan, karena banyak warga terpaksa harus membersihkan rumah dan menyelamatkan barang-barang berharga setelah terendam air.
Selain itu, banjir juga mengganggu transportasi dan akses jalan di sekitar permukiman.