BACAKORAN.CO - Seorang saksi mata yang bekerja sebagai pegawai di Pondok Indah Mall (PIM) 2 masih terbayang-bayang dengan peristiwa naas yang ia saksikan secara langsung.
Pria itu menceritakan betapa terkejut dan traumanya ia saat melihat seorang pria lain melompat bunuh diri dari lantai 3 mal tersebut.
Peristiwa itu terjadi begitu tiba-tiba, tanpa ada tanda-tanda sebelumnya, sehingga membuatnya dan mungkin beberapa orang lain yang berada di sekitar lokasi kejadian sangat terguncang.
Dilansir Bacakoran.co dari Disway.id, Senin (9/3), di lokasi kejadian, suasana di PIM 2 sebenarnya tidak jauh berbeda dengan hari-hari biasa.
BACA JUGA:Israel Gempur Kilang Minyak Teheran, Api Mengguncang Iran
BACA JUGA:Gegara Cekcok saat Apel Pagi, Oknum Sekuriti di Touna Tikam Rekan Kerja hingga Tewas
Aktivitas pengunjung tetap berjalan normal, dengan lalu lalang orang yang datang untuk berbelanja, mencari hiburan, maupun sekadar berjalan-jalan di dalam pusat perbelanjaan yang megah ini.
Toko-toko tetap buka, restoran dan kafe tetap ramai dikunjungi, dan tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa baru saja terjadi peristiwa menyedihkan di tempat tersebut.
Bahkan, lokasi di mana korban jatuh pun tidak diberikan batas atau tanda khusus, sehingga pengunjung yang tidak tahu menahu tentang peristiwa itu bisa lewat dengan bebas di area tersebut.
Meskipun suasana di mal terlihat normal, namun bagi pegawai yang menyaksikan langsung peristiwa bunuh diri itu, dampaknya sangat mendalam.
Bagaimana tidak, korban jatuh tepat di dekat booth yang sedang ia jaga.
"Kaget banget, sempet rame-rame di atas (lantai 3) kirain apa, tiba-tiba orang jatuh deket sini, trauma saya," kata salah satu pegawai.
Suaranya terdengar masih bergetar saat menceritakan kembali kejadian itu, menunjukkan betapa besar dampak psikologis yang ia alami.