BACAKORAN.CO - Saat diperiksa sebagai saksi mahkota, Nadiem menjelaskan beberapa hal sekaligus membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya dan tiga terdakwa lainnya, salah satunya menjelaskan grup WhatsApp 'Mas Menteri Core Team'.
Ia membantah tudingan bahwa grup tersebut adalah tempat persekongkolan terkait kasus korupsinya tersebut.
"Tidak benar (buat grup Mas Menteri Core Team). Nah, saya yang membuat grup, tetapi namanya itu Edu Org,” ujar Nadiem dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, dilansir Bacakoran.co dari Kompas.com, Rabu (11//3/2026).
Nadiem mengungkapkan ia memang membuat sebuah grup WA pada bulan Agustus 2019 setelah mendapatkan bocoran bahwa dia berpotensi diangkat menjadi Mendikbud.
BACA JUGA:Ungkap Rasa Kecewa, Nadiem Makarim Syok dengan Kesaksian Vendor Chromebook dalam Persidangan!
Grup ini dinamakan ‘Edu Org’ dan menjadi tempat Nadiem untuk mempersiapkan diri jika memang nanti dia benar-benar dilantik.
“Jadi, saya membuat grup itu karena saya tidak punya latar belakang pendidikan. Saya hanya punya latar belakang di swasta, di bidang teknologi, dan di bisnis. Tetapi, saya punya passion yang sangat besar untuk pendidikan,” jelasnya.
"Saya membuat grup ini dengan memprioritaskan orang-orang di berbagai expertise (keahlian) mereka sendiri yang punya kemungkinan besar, punya motivasi untuk bergabung dalam tim, dalam melakukan transformasi pendidikan,” imbuh dia.
Sebelumnya mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menjadii saksi mahkota dalam persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook dan Chrome Device Management (CDM), Selasa (10/3/2026).
Nadiem Makarim kemudian justru dicecar oleh jaksa terkait pendirian perusahaan Gojek.
Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Nadiem sebagai saksi dalam kaitannya dengan terdakwa mantan konsultan Kemendikbudristek, Ibrahim Arief; mantan Direktur SD Kemendikbudristek. Sri Wahyuningsih; dan mantan Direktur SMP Kemendikbudristek, Mulyatsyah.
Tapi, JPU terlihat mencecar Nadiem terkait pendirian Gojek.
BACA JUGA:Ungkap Rasa Kecewa, Nadiem Makarim Syok dengan Kesaksian Vendor Chromebook dalam Persidangan!
BACA JUGA:Diduga Terima Aliran Dana, Saksi Sebut Tak Ada Transaksi Rp 809 Miliar ke Rekening Nadiem Makarim