Serangan Udara Israel di Beirut Memicu Eskalasi Konflik dengan Hizbullah

Jumat 13 Mar 2026 - 14:12 WIB
Reporter : Melly
Editor : Melly

BACAKORAN.CO - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel melancarkan serangan udara yang meluas hingga ke wilayah Lebanon, termasuk kawasan pusat kota Beirut.

Salah satu serangan bahkan dilaporkan menghantam area yang berdekatan dengan kompleks pemerintahan Lebanon pada Kamis, 12 Maret 2026 waktu setempat.

Eskalasi ini menandai meningkatnya operasi militer Israel terhadap kelompok Hezbollah, yang selama ini dikenal sebagai kelompok bersenjata yang berbasis di Lebanon dan didukung oleh Iran.

Konflik antara kedua pihak ini telah berlangsung selama bertahun-tahun dan kerap memicu ketegangan regional di kawasan Timur Tengah.

BACA JUGA:Pidato Pertama Pemimpin Baru Iran: Ancaman Panas ke AS, Ini Pesannya!

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa militer Israel telah diperintahkan untuk memperluas operasi militernya, termasuk serangan ke wilayah Lebanon.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan pejabat militer senior Israel.

“Kami menjanjikan ketenangan dan keamanan kepada masyarakat di utara, dan itulah yang akan kami berikan,” ujar Israel Katz, seperti dikutip dari laporan media internasional.

Menurut pemerintah Israel, langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap serangan roket yang diluncurkan oleh Hizbullah ke wilayah Israel dalam beberapa waktu terakhir.

BACA JUGA:Usai Tragedi Longsor Sampah Bantargebang, Pemprov DKI Siap Bangun 3 PLTSa!

Salah satu serangan udara dilaporkan terjadi di kawasan Bachoura, sebuah wilayah di pusat kota Beirut yang hanya berjarak sekitar satu kilometer dari kompleks pemerintahan Lebanon, Grand Serail.

Serangan tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 waktu setempat.

Sebelum melakukan gempuran, militer Israel sempat mengeluarkan peringatan kepada warga sipil untuk menjauh dari area yang disebut sebagai lokasi yang berada di dekat fasilitas milik Hizbullah.

Tak lama setelah itu, peringatan serupa juga diberikan kepada warga yang berada di distrik Zuqaq al-Blat, wilayah lain yang berada tidak jauh dari pusat pemerintahan.

Beberapa saat kemudian, serangan berikutnya dilaporkan menghantam bangunan lain yang lokasinya lebih dekat dengan kompleks pemerintahan Lebanon.

Kategori :