BACAKORAN.CO - Puncak arus balik gelombang kedua Lebaran diperkirakan akan terjadi pada tanggal 28–29 Maret 2026.
Lonjakan kendaraan yang menuju Jakarta diprediksi mencapai angka yang sangat tinggi, dengan estimasi sekitar 250 ribu kendaraan melintas pada Minggu, 29 Maret.
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa jumlah kendaraan yang masuk Jakarta pada Jumat, 27 Maret, sudah mencapai 183 ribu unit.
“Diprediksikan nanti adalah hari ini 183.000, baru naik lagi 200 (ribu) dan sampai 250 (ribu) diperkirakan di hari Minggu,” ujarnya di Km 29 Tol Jakarta–Cikampek, Cikarang Utara.
BACA JUGA:Richard Lee Ditahan, Istri Reni Efendi Dipanggil Polda Metro Jaya Jadi Saksi Tambahan!
Fenomena arus balik Lebaran tahun ini memang menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Data Jasa Marga mencatat bahwa hingga Jumat pagi pukul 06.00 WIB, jumlah kendaraan yang sudah kembali ke Jakarta mencapai 2,3 juta unit.
“Dari data yang dimiliki oleh Jasa Marga sampai dengan pagi tadi jam 6, sudah memasuki Jakarta kendaraan sebesar 2,3 juta. Artinya sudah 69%,” tambah Rivan.
Angka ini menandakan bahwa mobilitas masyarakat pasca-Lebaran 2026 menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah mudik dan balik di Indonesia.
BACA JUGA:Sempat Bikin Geger Jadikan Yaqut Cholil Tahanan Rumah, KPK Ungkap Permintaan Maaf!
BACA JUGA:Ajak Bocah Perempuan ke Semak-semak, Pria Dewasa di Prabumulih Diduga Lampiaskan Nafsu
Selain volume kendaraan yang melonjak, kepadatan lalu lintas juga dipengaruhi oleh aktivitas di sejumlah rest area sepanjang tol Trans Jawa.
Banyak pengendara yang memilih berhenti untuk beristirahat, sehingga menimbulkan antrean panjang di pintu masuk maupun keluar rest area.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, diberlakukan kebijakan buka-tutup rest area di beberapa titik, seperti di Km 62 B dan Km 52 B Tol Jakarta–Cikampek.