Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi 1 April 2026 Jadi Sorotan, Ini Fakta dan Prediksinya

Senin 30 Mar 2026 - 19:58 WIB
Reporter : Melly
Editor : Melly

BACAKORAN.CO - Isu kenaikan harga BBM non-subsidi 1 April 2026 tengah ramai diperbincangkan publik.

Kenaikan harga BBM non-subsidi ini mencuat setelah beredar simulasi yang menunjukkan lonjakan harga cukup drastis di berbagai jenis bahan bakar.

Tak heran, kabar kenaikan harga BBM non-subsidi langsung memicu kekhawatiran masyarakat karena berpotensi berdampak luas pada ekonomi sehari-hari.

Dalam simulasi yang beredar, kenaikan harga BBM non-subsidi 2026 disebut dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu lonjakan harga minyak dunia dan melemahnya nilai tukar rupiah.

Kondisi ini membuat harga BBM non-subsidi diprediksi naik signifikan, bahkan mencapai angka yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia.

BACA JUGA:Tak Kunjung Kantongi Izin Melintas, AS Sesumbar Siap Kendalikan Selat Hormuz, Gertakan?

Meski demikian, penting untuk dicatat bahwa informasi mengenai kenaikan harga BBM non-subsidi 1 April 2026 ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah.

Namun, dampak dari kabar ini sudah terasa di masyarakat, terutama di media sosial yang dipenuhi berbagai spekulasi dan reaksi dari netizen.

Dalam simulasi yang beredar luas, sejumlah jenis BBM non-subsidi diperkirakan mengalami lonjakan harga yang cukup tajam.

Misalnya, Dexlite disebut bisa menembus angka Rp20.000 per liter, bahkan dalam skenario tertentu mencapai lebih dari Rp23.000.

Sementara itu, harga Pertamax diproyeksikan naik dari sekitar Rp12.300 menjadi Rp17.850 per liter.

Untuk jenis Pertamax Green 95, harga diperkirakan meningkat hingga Rp19.150 per liter, sedangkan Pertamax Turbo berpotensi menyentuh Rp19.450 per liter.

BACA JUGA:Breaking News! BBM Non Subsidi Naik Tajam, Konsumen Wajib Siap-Siap Hadapi Lonjakan April 2026

Tak hanya bensin, jenis solar non-subsidi juga diprediksi mengalami kenaikan signifikan.

Pertamina Dex disebut bisa melonjak hingga Rp23.950 per liter, sementara Dexlite diperkirakan mencapai Rp23.650 per liter.

Kategori :