BACAKORAN.CO - Militer Israel kembali luncurkan serangan di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon, tempat pos jaga pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau UNIFIL akhir pekan lalu.
UNIFIL juga menyampaikan ada prajurit yang meninggal dunia akibat terkena ledakan proyektil di pos mereka.
Tak hanya itu, sejumlah personel terluka efek serangan pasukan Israel tersebut.
Ternyata korban tewas itu adalah prajurit TNI, dan ada juga prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL menjadi korban luka.
BACA JUGA:Drama China AI Bongkar Satir Iran vs Amerika, Endingnya Bikin Merinding!
BACA JUGA:Breaking News : 2 Anggota TNI Dilaporkan Tewas Lagi di Libanon, Mobilnya Diserang Tentara Israel
Mabes TNI melalui keterangan Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menyatakan insiden itu menimpa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/ UNIFIL.
Dari serangan ini, korban meninggal adalah Praka Farizal Rhomadhon, di mana jenazahnya sedang dipersiapkan untuk dipulangkan ke Indonesia.
Pihak keluarga juga sudah menyatakan almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya, Kulon Progo, DI Yogyakarta nantinya.
Aulia menyampaikan bagi Praka Farizal Rhomadhon yang gugur kini disemayamkan di East Sector Headquaters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu KBRI Beirut.
Disisi lain prajurit RI yang terluka, Aulia membeberkan mereka mendapatkan perawatan medis di lokasi.
Aulia menyampaikan Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan.
"Dalam penanganan, dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu org prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan," kata Aulia dalam keterangannya, dilansir Bacakoran.co dari CNN Indonesia, Senin (30/3/2026).