Terbaru, Iran dan Amerika Serikat Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat Selama 2 Minggu, Selat Hormuz Dibuka?

Rabu 08 Apr 2026 - 15:13 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

BACA JUGA:Meski Selat Hormuz Ditutup, Trump Bersedia Stop Perang dan Berdamai dengan Iran, Kenapa?

Namun Trump, seperti dilansir CNN, Kamis (2/4/2026), mengatakan bahwa AS tidak begitu membutuhkan Selat Hormuz.

Amerika Serikat hampir tidak mengimpor minyak melalui Selat Hormuz dan tidak akan mengimpornya dari sana di masa mendatang. Kita tidak membutuhkannya," kata Trump dalam pidato terbarunya membahas perang melawan Iran yang disampaikan di Gedung Putih pada Rabu (1/4) malam.

Dengan mencatat bahwa AS merupakan pemimpin dunia dalam produksi minyak dan gas, Trump mengklaim negaranya terlindungi dari guncangan pasokan yang dipicu oleh perang.

Pernyataan itu, sebut CNN, akan sulit diterima oleh banyak warga AS karena mereka merasakan dampak kenaikan harga bensin yang melampaui US$ 4 per galon untuk pertama kalinya sejak tahun 2022.

BACA JUGA:Tak Kunjung Kantongi Izin Melintas, AS Sesumbar Siap Kendalikan Selat Hormuz, Gertakan?

BACA JUGA:Tak Kunjung Kantongi Izin Melintas, AS Sesumbar Siap Kendalikan Selat Hormuz, Gertakan?

Sebelumya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ungkap pada para pembantunya bahwa ia bersedia untuk mengakhiri perang dengan Iran.

Bahkan jika Selat Hormuz, jalur 20% minyak global dan 25% gas dunia, tetap tertutup.

Hal ini dilaporkan Wall Street Journal (WSJ), mengutip dari CNBC Indonesia, para pejabat administrasi, dimuat Selasa (31/3/2026).

Trump dan para pembantunya disebut percaya bahwa "operasi militer untuk membuka Selat Hormuz akan mendorong konflik Iran melampaui target, jangka waktu empat hingga enam minggu, yang telah ditetapkannya.

BACA JUGA:Tak Kunjung Kantongi Izin Melintas, AS Sesumbar Siap Kendalikan Selat Hormuz, Gertakan?

BACA JUGA:Kapal Negara Netral Tertahan, Kini Iran Perbolehkan Lewati Selat Hormuz, Ini Daftarnya, Ada Indonesia?

"Presiden memiliki opsi militer, tetapi itu bukan prioritasnya," kata para pejabat administrasi kepada WSJ, seperti juga yang dimuat sejumlah laman AFP hingga Reuters.

Laporan ini juga menyebutkan bahwa Trump sudah memutuskan bahwa "AS harus mencapai tujuannya untuk melumpuhkan angkatan laut dan rudal Iran".

Kemudian, tambahnya, "mengurangi permusuhan sambil memberikan tekanan diplomatik kepada Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz".

Kategori :