Trump Janji Buka Selat Hormuz Segera, Dampak Besar bagi Pasokan Energi Global

Sabtu 11 Apr 2026 - 19:13 WIB
Reporter : Melly
Editor : Melly

BACAKORAN.CO - Pernyataan terbaru dari Presiden Amerika Serikat kembali menyita perhatian dunia.

Donald Trump menyebut bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka, meskipun situasi konflik dengan Iran masih berlangsung.

Pernyataan ini muncul di tengah gencatan senjata sementara AS-Iran, yang belum sepenuhnya meredakan ketegangan geopolitik global.

Dalam keterangannya kepada media, Donald Trump menegaskan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi prioritas utama.

BACA JUGA:Peluang Karier Emas, Loker BPJS Ketenagakerjaan April 2026, Daftar Sekarang, Ini Syarat dan Caranya!

BACA JUGA:Jasad Findo Balita Hanyut di Sungai Komering Ditemukan Penyelam, Perahu Karet Tabrak Batu

Jalur perairan ini dikenal sebagai salah satu rute paling vital dalam distribusi minyak dan gas dunia, sehingga penutupannya berdampak besar terhadap stabilitas ekonomi global.

Meski demikian, Trump mengakui bahwa upaya membuka kembali Selat Hormuz bukan perkara mudah.

Ia juga mengisyaratkan adanya dukungan dari sejumlah negara lain, meski tidak merinci siapa saja yang akan terlibat dalam misi tersebut.

Selat Hormuz sendiri menjadi titik krusial dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran sejak akhir Februari 2026. 

BACA JUGA:Polisi Bekuk Wanita Catut Nama Komisi Pemberantasan Korupsi, Ahmad Sahroni Hampir Tertipu Rp300 Juta!

BACA JUGA:Mulai Cair! Bansos PKH dan BPNT April 2026, Ini Kategori Penerimanya dan Cek Disini!

Ketegangan ini membuat aktivitas pelayaran di kawasan tersebut terganggu, bahkan sempat terhenti total, yang memicu salah satu gangguan pasokan energi global terbesar dalam sejarah modern.

Sebelum konflik memanas, sekitar 20 persen distribusi minyak dunia melewati Selat Hormuz.

Ketika jalur ini terganggu, efek domino langsung terasa di pasar global, termasuk lonjakan harga minyak dan ketidakpastian ekonomi di berbagai negara.

Kategori :