Akun Lisa @Lisaaaaaalovee menyarankan masyarakat untuk mulai membagi risiko aset.
"Better klo duit banyak gitu di pecah2 kalo perlu sebagian kluar negri, lebih untung dan jgn pernah percaya sama orang bank siapa pun itu. Halah mereka lagaknya aja ramah, sok baek jg gara2 tau punya duit banyak dan nyimpen di mereka," ujarnya.
Kelemahan infrastruktur digital ini tidak sekadar berdampak pada kerugian material Rp 143 miliar, tetapi juga menghancurkan aset paling berharga sebuah bank, yakni reputasi dan kepercayaan publik.
Kategori :