BACAKORAN.CO - 8 potensi korupsi pada program MBG mulai diendus oleh KPK. Berdasarkan informasi terbaru hingga April 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang sedang menaruh perhatian serius dan mulai mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), mengingat anggaran yang sangat besar, yakni melonjak dari Rp71 triliun pada 2025 menjadi Rp171 triliun pada 2026.
Ada 8 hal yang menjadi perhatian KPK dalam proses pengawasan KPK sejak program MBG yang diinisiasi oleh pemerintahan Prabowo ini. 8 potensi rawan korupsi ini akan terus diawasi KPK, apa saja yang menjadi pointnya?
1. Regulasi pelaksanaan belum memadai.
Lemahnya tata kelola dari perencanaan hingga pengawasan lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.Banyak penunjukan dapur MBG di daerah yang tidak sesuai tata kelola yang baik.
Potensi pelanggaran dan KKN atas berdirinya dapur MBG ini jadi perhatian serius KPK.
BACA JUGA:Geger, KPK Sita USD 1 Juta dari Eks Menag Yaqut Cholil yang akan Digunakan untuk Kondisikan Pansus!
2. Mekanisme bantuan pemerintah dinilai berisiko memperpanjang rantai birokrasi.
Praktik rente serta mengurangi porsi anggaran bahan pangan akibat potongan biaya operasional dan sewa.
Klaim dari setiap belanja kebutuhan untuk operasional MBG dari pihak Yayasan MBG dari setiap dapur yang dikelola berpotensi merugikan negara triliunan rupiah.
3. Pendekatan yang terlalu sentralistis dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
Penunjukan dapur MBG yang dikelola oleh yayasan yang memenangkan tender SPPG berpoensi meminggirkan peran pemerintah daerah serta melemahkan mekanisme pengawasan.
BACA JUGA:KPK Gencar Berantas Rokok Ilegal, Industri Minta Penegakan Hukum Tanpa Kompromi
Hal ini berdampak pada kurangnya pemerintah daerah dalam proses distribusi MBG ke sekolah sekolah serta pengawasan di setiap daerah di Indonesia.
4. Terdapat potensi konflik kepentingan dalam penentuan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Akibat kewenangan yang terpusat dan belum jelasnya prosedur operasional standar (SOP) banyak ditemukan perorangan yang mengelola puluhan hingga ratusas dapur MBG.