"kalau alasannya karena warga pada berkerumun ini tidak benar," cuit @txttransportasi.
Asumsi Keterlambatan Komunikasi Pusat Kendali
Selain masalah sinyal, waktu reaksi komunikasi juga menjadi faktor kritis yang disorot publik.
Pengguna media sosial X lainnya, @ank_ghiet yang diunggah empat menit lalu dengan tujuh belas tayangan, menyuarakan asumsinya.
"karena waktu yang begitu singkat sehingga telat menahan KA empat yang dengan VMax untuk berhenti di signal selanjutnya setelah PPKA dan PKOC menerima laporan KRL yang ditemper mobil," tulis @ank_ghiet.
Hal ini sejalan dengan pengakuan asisten masinis yang menyatakan sempat menghubungi Pusat Kendali, namun waktu yang ada sudah tidak keburu untuk menerima instruksi lanjutan atau informasi pengereman darurat.
Menanti Hasil Penyelidikan Resmi Komite Keselamatan
Untuk mengungkap kebenaran mutlak di balik tragedi tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada 27 april 2026, otoritas berwenang harus melakukan audit menyeluruh.
Asisten masinis telah memberikan kesaksian awalnya, namun Komite Nasional Keselamatan Transportasi memiliki tugas untuk membongkar log data persinyalan dan rekaman komunikasi radio.