Jadi Biang Keladi Tabrakan Maut di Stasiun Bekasi, Perusahaan Taksi Green SM Tak Minta Maaf, Akunnya Gembokan

Selasa 28 Apr 2026 - 18:22 WIB
Reporter : Sutan Kayo Batuah
Editor : Daren

BACAKORAN.CO - Perusahaan taksi asal Vietnam Green SM yang menjadi biang keladi tabrakan maut justru membuat kontroversi.

Perusahaan yang dijuluki taksi hijau ini jutsru menutup aku sosmednya. Akun @id_greensm terpantau digembok oleh adminnya. Netizen yang kesal atas perusahaan taksi ini sempat menyerbu kolom komentar akun ini. 

Taksi listrik Green SM ini bahkan tidak mengeluarkan statement permintaan maaf atas ulah sopirnya yang menyebabkan tabrakan maut di Bekasi Timur. 

Taksi listrik ini menjadi penyebab pertama kecelakaan di perlintasan kereta api dekat dengan stasiun Bekasi Timur.

Menurut keterangan warga, taksi listrik yang mati dan akhirnya tertabrak KRL dari arah timur itu tidak mau diderek oleh derek umum.

Sopir taksi Green SM menolak karena sesuai SOP perusahannya, derek hanya bisa dilakukan oleh mobil derek resmi dari kantornya.

Hal inilah yang memicu tabrakan maut terjadi selanjutnya. 

Komisaris Utama Said Agil Siraj juga menyatakan kegeramannya atas perusahan taksi asal Vietnam ini. 

"Kalau sudah jelas kereta dekat, mobil itu melintas pasti mati mesinnya. Apalagi mobil listrik, mobil apa, mesinnya mati. Pasti. Karena ada getaran dari mesin lokomotif, dia kuat kan (getarannya)," kata Said Agil Siraj Komut KAI usai meninjau kondisi korban kecelakaan di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Korban terbaru tragedi tabrakan maut di stasiun Bekasi timur adalah jurnalis Kompas TV. Sempat dikabarkan hilang kontak,  jurnalis Kompas TV Nur Ainia Eka (Ain) telah teridentifikasi sebagai salah satu korban meninggal dunia dlm tragedi di Stasiun Bekasi Timur.

BACA JUGA:Sempat Dikabarkan Hilang Kontak, Jurnalis Kompas TV, Ain Ternyata Jadi Korban Tragedi Stasiun Bekasi Timur

Kabar duka ini tentunya menjadi kesedihan tersendiri dari kru Kompas TV.

Sebelumnya melalui akun X @kompasTV, sempat membuat pemgumuman jika mereka sedang mencari salah satu Jurnalisnya yang menjadi penumpang KRL tujuan Cikarang tersebut. 

Berikut isi pengumumannya :

Kami memohon bantuan Sahabat KompasTV dan masyarakat luas untuk memberikan informasi terkait keberadaan rekan kami, Nur Ainia Eka Rahmadhynna (Ain), yang dilaporkan hilang kontak pascakecelakaan kereta di area Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.

Kategori :