Jadi Biang Keladi Tabrakan Maut di Stasiun Bekasi, Perusahaan Taksi Green SM Tak Minta Maaf, Akunnya Gembokan

Selasa 28 Apr 2026 - 18:22 WIB
Reporter : Sutan Kayo Batuah
Editor : Daren

"Oh iya, jadi KRL-nya itu ada taksi yang menabrak KRL. Di JPL lintasan dekat Bulak Kapal," kata Franoto kepada wartawan, Senin malam.

Beliau juga menambahkan penjelasan terkait penyebab tabrakan beruntun dari arah belakang. "Yang membuat KRL-nya terhenti. KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo," katanya.

Dilaporkan bahwa benturan hebat tersebut terjadi pada rentang waktu sekitar pukul 20.57 WIB.

Di sisi lain, pihak manajemen Green SM Indonesia juga langsung merilis suara resmi.

Melalui akun Instagram id.greensm, mereka menyatakan penyesalan dan sikap kooperatif terhadap musibah di perlintasan kereta tersebut.

"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang, serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," demikian pernyataan resmi Green SM Indonesia.

BACA JUGA: Tim Uber Indonesia Sukses Atasi Australia, 5-0! Putri KW Tampil Gemilang

Perusahaan penyedia taksi ini juga menambahkan komitmen pembenahan mereka ke depan.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," demikian pernyataan itu dilanjutkan dengan, "Kami akan terus memberikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi."

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengutarakan pembaruan data korban terkini hingga Selasa pagi pukul 08.45 WIB.

Tercatat 14 orang dinyatakan meninggal dunia dan jenazah telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk tahapan identifikasi lebih lanjut.

Sementara itu, puluhan korban berat dan ringan kini tengah mendapatkan penanganan medis intensif di berbagai fasilitas kesehatan.

Kereta antarkota seperti Argo Bromo yang melesat dalam kecepatan operasional jarak jauh memiliki momentum pengereman yang tidak bisa dihentikan mendadak.

Meski taksi memiliki bodi kompak, benda asing apa pun yang menyebabkan KRL berhenti di jalur aktif akan langsung memicu gagal sinyal blok jarak aman.

Evaluasi mendalam terkait sensor rintang otomatis wajib segera direalisasikan otoritas terkait guna memastikan kejadian domino ini tidak terulang di masa depan.

Kategori :