Biadab! Selain Rudapaksa Kyai Ashari Wonogiri Ternyata Kerap Siksa Santriwati, Alasannya Bikin Geram...

Jumat 08 May 2026 - 15:26 WIB
Reporter : Andra
Editor : Joko

Perlahan tapi pasti, santriwati diminta untuk memijat dan melayani oknum tersebut.

Para korban hidup dalam ketakutan saat dipanggil ke kamar pelaku, namun mereka merasa terjebak karena khawatir dianggap melawan guru apabila menolak perintahnya.

"Kadang mau kadang enggak. Jadi gak tidur beneran. Cuma nutup mata taukut diapa-apain," pungkasnya korban.

Sempat Kabur ke Jakarta, Kyai Cabul Ponpes Pati Akhirnya Dicokok Polisi Pagi Buta

Pelarian kyai Ashari pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo Pati yang menjadi tersangka pencabulan 50 santriwati akhirnya terhenti.

Polisi berhasil menangkap buronan kasus kekerasan seksual ini di Wonogiri pada Kamis (7/5/2026) pukul 04.00 WIB.

Penangkapan ini mengakhiri drama pencarian panjang sang kyai yang sebelumnya dilaporkan sempat bersembunyi hingga ke wilayah Jakarta dan Bogor.

Kabar penangkapan tersangka kiai cabul Pati ini sontak memicu reaksi keras di media sosial X, di mana netizen bersatu menuntut hukuman maksimal bagi pelaku.

BACA JUGA:9 Orang Tewas Terpanggang! Adu Kambing Bus ALS vs Truk Tangki BBM di Jalinteng

​Penangkapan tersangka menjadi angin segar bagi proses penegakan hukum dan keadilan korban.

Akun informasi lokal X bernama @Jateng_Twit membagikan momen dramatis ketika polisi meringkus kyai Ashari.

Dalam unggahan yang telah mendapat 34.000 tayangan tersebut, terlihat tangkapan layar foto tersangka berjongkok tanpa perlawanan.

"Kiai Cabul Pati Sembunyi di Sebuah Petilasan Sebelum Diringkus Polisi," yang diunggah ulang dari sumber Instagram.

Jejak Pelarian Panjang kyai Ashari

Untuk kamu yang terus mengikuti perkembangan kasus ini, penangkapan kyai Ashari tentu menjadi kabar yang paling ditunggu.

BACA JUGA:Edan! 50 Santriwati Jadi Korban Pelecehan Kyai di Pati, Warga Kompak Geruduk Ponpes Ndolo Kusumo

Kasus pencabulan santriwati Pati ini sebelumnya memicu kemarahan publik setelah terungkap bahwa korban kebejatan tersangka mencapai 50 orang.

Kondisi memprihatinkan ini membuat aktivitas di Ponpes Ndolo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungi dilaporkan lumpuh total tanpa adanya kegiatan belajar mengajar karena ditinggalkan para santrinya.

Kategori :