Rentetan ujaran kebencian ini muncul bertepatan dengan keriuhan konvoi Bobotoh di jalanan kota, di mana sempat beredar pula tuduhan tanpa bukti kuat mengenai aksi vandalisme terhadap fasilitas papan petunjuk milik kampus ITB.
Menanggapi krisis etika di ranah digital ini, pihak kampus tidak tinggal diam.
Berdasarkan bukti gambar tangkapan layar dari cuitan akun X Alam Adis dengan nama pengguna @rskuntowiyoga yang diunggah pada 24 Mei 2026 telah disaksikan sebanyak 542.000 tayangan.
"Update: Baru dikabarin oleh rekan dosen di ITB. Apa yg terjadi di @itbfess_x menjadi perhatian Direktorat Kemahasiswaan, dan berpotensi sebagai pelanggaran etik," ungkapnya.
Dalam cuitan yang sama, ia juga menambahkan kutipan apresiasi, "Hatur nuhun buat rekan" yg sudah membantu. Teu kudu dimention nya, Pak Dos".