Normalnya, tekanan darah menurun saat seseorang tidur.
BACA JUGA:Ikan Patin: Si Gurih Lembut yang Diam-Diam Jadi Penjaga Jantung dan Berat Badan
Penurunan ini penting karena memberi kesempatan bagi jantung untuk beristirahat.
Namun jadwal tidur yang tidak konsisten dapat menghambat proses tersebut.
Tekanan darah tetap tinggi sepanjang malam sehingga arteri menerima tekanan terus-menerus.
Ahli kardiologi Caroline Ball, MD, FACC mengatakan kondisi ini meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular karena tubuh kehilangan fase pemulihan alami.
Ketika tekanan darah tidak turun di malam hari, risiko hipertensi, stroke, dan gangguan jantung menjadi lebih besar.
Pola Tidur Berantakan Ganggu Metabolisme
Tidur yang tidak teratur juga memengaruhi metabolisme tubuh.
BACA JUGA:Jalan Kaki 87 Menit Sehari Bisa Pangkas Risiko Serangan Jantung, Mitos atau Fakta?
Orang yang kurang tidur cenderung lebih sering mengonsumsi makanan tinggi gula dan kalori demi menjaga energi tetap stabil.
Selain itu, rasa lelah membuat kebiasaan sehat seperti olahraga rutin menjadi sulit dilakukan.
Penelitian menunjukkan keteraturan tidur yang rendah berkaitan dengan:
Tekanan darah tinggi.
Sindrom metabolik.
Kenaikan indeks massa tubuh.