Gangguan pengolahan gula darah.
Nafsu makan yang tidak stabil.
Kondisi tersebut menjadi kombinasi berbahaya yang meningkatkan risiko penyakit jantung.
BACA JUGA:Keajaiban 900 Detik! Bagaimana 15 Menit Jalan Kaki Bisa Mengubah Mood Anda Seharian Penuh
Peradangan Kronis Bisa Muncul Diam-Diam
Kurang tidur dan jadwal tidur yang berubah-ubah juga dapat memicu peradangan kronis dalam tubuh.
Peradangan ini berkaitan dengan aterosklerosis, yakni penumpukan plak di dalam arteri.
Jika plak semakin banyak, aliran darah menjadi terganggu dan risiko serangan jantung meningkat.
Douglas Zuckermann menyebut gangguan tidur dapat mengacaukan keseimbangan hormon tubuh dan memperburuk metabolisme glukosa.
Kombinasi tersebut memberi tekanan besar pada sistem kardiovaskular.
Menariknya, bukan hanya kurang tidur yang berbahaya.
Tidur terlalu lama juga disebut dapat mengganggu ritme sirkadian serta memperburuk regulasi gula darah dan tekanan darah.
BACA JUGA:Sakit Kepala Tak Kunjung Reda? Coba 6 Air Rebusan Alami Ini, Ampuh Bikin Tubuh Lebih Rileks
Kenapa Tidur Berkualitas Sangat Penting?
Tidur bukan sekadar waktu untuk memejamkan mata.
Saat tidur, tubuh melakukan proses pemulihan penting, termasuk memperbaiki pembuluh darah, menurunkan hormon stres, dan menjaga kestabilan detak jantung.