Hidrasi Membantu Pengelolaan Kolesterol
Meski tidak menurunkan kolesterol secara langsung, hidrasi yang baik ternyata tetap memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan metabolik.
Ahli gizi Sapna Peruvemba, M.S., R.D.N., menjelaskan bahwa air putih dapat membantu pengelolaan kolesterol sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Dengan kata lain, hidrasi berfungsi sebagai pendukung, bukan pengobatan utama.
Sejumlah penelitian menemukan bahwa kekurangan cairan atau dehidrasi berkaitan dengan meningkatnya risiko gangguan kardiometabolik.
Sebaliknya, konsumsi air putih yang cukup secara konsisten berpotensi membantu perbaikan profil lipid darah secara bertahap.
Penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition menunjukkan bahwa asupan cairan yang memadai diduga mendukung metabolisme kolesterol dan trigliserida dalam tubuh.
Walaupun mekanisme biologisnya masih terus diteliti, manfaat hidrasi terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah semakin mendapat perhatian para peneliti.
BACA JUGA:Jalan Kaki 87 Menit Sehari Bisa Pangkas Risiko Serangan Jantung, Mitos atau Fakta?
Mengapa Air Putih Penting untuk Jantung?
Peran air putih ternyata jauh lebih luas dibanding sekadar menghilangkan rasa haus.
Ketika tubuh mengalami dehidrasi, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Kondisi ini dapat meningkatkan beban kerja sistem kardiovaskular.
Menurut Jamie Baham, ahli gizi terdaftar dari Ladybug Nutrition, kekurangan cairan dapat membuat sirkulasi darah menjadi kurang efisien sehingga memengaruhi fungsi jantung secara keseluruhan.
Penelitian yang dimuat dalam European Heart Journal bahkan menunjukkan bahwa menjaga hidrasi optimal sepanjang hidup berpotensi membantu mempertahankan fungsi jantung saat usia bertambah dan mengurangi risiko gagal jantung di masa depan.
BACA JUGA:Sakit Kepala Tak Kunjung Reda? Coba 6 Air Rebusan Alami Ini, Ampuh Bikin Tubuh Lebih Rileks