Ngaku Single, Farhan Lulusan Al-Azhar Diduga Predator Aplikasi Kencan Demi Main Gila dengan 5 Wanita Sekaligus

Minggu 31 May 2026 - 11:00 WIB
Reporter : Bagus
Editor : Asep

BACAKORAN.CO - Kasus dugaan penipuan berkedok asmara yang melibatkan seorang pria bernama Farhan lulusan Al-Azhar Cairo, Mesir, kini tengah menjadi sorotan tajam dan viral di media sosial.

Pria tersebut diduga kuat menggunakan aplikasi kencan untuk memperdaya banyak perempuan di wilayah Jabodetabek.

Berbekal status palsu sebagai pria lajang, ia melancarkan aksinya demi memuaskan hasrat pribadi meski sebenarnya sudah berstatus sebagai suami dan memiliki 1 anak.

Skandal manipulasi ini pertama kali mencuat melalui platform media sosial X (Twitter).

BACA JUGA:PT Mega Finance Medan Paksa Debitur Bayar Lunas Mobil Rp148 Juta, Selisih Rp16 Juta Dipertanyakan?

Akun pearl_gummy pada 29 Mei 2026 mengunggah sebuah utas panjang yang mengungkap kedok pria tersebut secara detail beserta bukti foto wajahnya.

Hingga saat ini unggahan itu telah menembus angka 1,2 juta penayangan.

Bagi kamu yang aktif mencari pasangan secara online, kasus Farhan lulusan Al-Azhar ini harus menjadi alarm kewaspadaan.

"Hati-hati Jabodetabek area yg pernah match/kenalan dgn org ini di dating app. Namanya FARHAN. Lulusan Al-Azhar Cairo (valid). udh bnyk korban sejak 2023. Ganti cewe buat diajak tidur, ngaku single walau udh puny anak dan istri," tulisnya.

BACA JUGA:Diduga Milik Gubernur Maluku Utara, Tambang Nikel Hancurkan Hutan Suku Togutil hingga Keluar Minta Makan

Modus Operandi Di Aplikasi Kencan

Berdasarkan informasi rentetan bukti tangkapan layar obrolan dari utas tersebut, Farhan sangat aktif bergerilya mencari celah di berbagai aplikasi kencan populer, dengan intensitas tertinggi berada di Tinder dan Bumble.

Ia memiliki pola yang terstruktur dalam menjerat calon korbannya. Korban pada umumnya diajak untuk bertemu secara langsung untuk pertama kali (first meet), lalu perlahan digiring menuju indekos atau hotel.

Alasan klasik yang paling sering digunakan pelaku adalah hari sudah terlalu malam sehingga butuh tempat singgah sementara.

BACA JUGA:Skandal Hanania Travel: Modus Gali Lubang Bikin Rp60 Miliar Uang Jemaah Raib, Bos Dijemput Paksa Polisi

Setelah situasi dirasa menguntungkan, pelaku melancarkan aksinya untuk mengajak korban berhubungan fisik.

Kategori :