BACA JUGA:8 Rekomendasi Susu Rendah Lemak Terbaik: Nikmat Tetap Dapat, Kalori Lebih Bersahabat
2.Kunyit, Si Kuning Kaya Kurkumin
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang terkenal berkat sifat antiinflamasi dan antioksidannya.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kurkumin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL sekaligus trigliserida, dua faktor yang berkaitan erat dengan risiko penyakit jantung.
Selain digunakan sebagai bumbu masakan, kunyit juga dapat diolah menjadi minuman herbal atau dicampurkan ke dalam jus dan smoothie.
3.Jahe, Hangat di Tubuh Baik untuk Pembuluh Darah
Jahe bukan hanya populer sebagai penghangat tubuh.
BACA JUGA:Miom atau Kista? Jangan Keliru, Kenali Perbedaan Gejala dan Penanganannya Sebelum Terlambat
Rempah ini juga memiliki kandungan gingerol yang berperan sebagai antioksidan alami.
Dalam sebuah tinjauan sistematis dan meta-analisis tahun 2018, konsumsi jahe dalam dosis rendah, kurang dari dua gram per hari, dikaitkan dengan penurunan kadar trigliserida dan kolesterol LDL.
Meski hasilnya menjanjikan, para peneliti menilai masih diperlukan studi lanjutan dengan kualitas yang lebih tinggi untuk memperkuat bukti manfaat jahe terhadap kolesterol tinggi.
Jahe dapat dinikmati dalam bentuk teh hangat, campuran minuman herbal, maupun sebagai bumbu masakan.
4.Kayu Manis, Harum yang Menjaga Kolesterol Stabil
Kayu manis mengandung polifenol yang memiliki efek antioksidan kuat.
Senyawa ini membantu melawan peradangan sekaligus mendukung kesehatan sistem kardiovaskular.