Untuk mendeteksinya, perhatikan bagian-bagian yang jarang dibersihkan seperti kolong jok, rel kursi, baut pengikat, ruang ban cadangan, serta area kabel kelistrikan.
Aroma apek di dalam kabin, karat berlebihan pada bagian tersembunyi, atau bekas lumpur pada sela-sela interior juga menjadi tanda kuat bahwa kendaraan pernah terendam air.
Periksa Kondisi Mesin Saat Masih Dingin
Tips aman membeli mobil dan motor bekas berikutnya adalah memeriksa mesin sebelum dipanaskan oleh penjual.
Mesin yang sehat umumnya mudah dinyalakan dan memiliki suara yang stabil ketika kondisi masih dingin. Sebaliknya, mesin bermasalah biasanya menunjukkan gejala seperti suara kasar, getaran berlebihan, atau sulit dihidupkan.
Jangan lupa memeriksa kemungkinan adanya kebocoran oli, cairan pendingin, maupun rembesan pada bagian mesin.
Lakukan Test Drive Secara Menyeluruh
Jangan pernah membeli kendaraan bekas tanpa melakukan test drive.
Saat berkendara, rasakan respons mesin, perpindahan gigi, sistem pengereman, serta kenyamanan suspensi. Perhatikan apakah kendaraan berjalan lurus saat setir dilepas perlahan di jalan datar.
Untuk mobil matik, pastikan tidak ada hentakan kasar ketika perpindahan transmisi berlangsung. Sedangkan pada motor, cek kestabilan setang dan kondisi suspensi saat melewati jalan bergelombang.
Cek Riwayat Servis dan Jarak Tempuh
Riwayat servis dapat menjadi gambaran bagaimana pemilik sebelumnya merawat kendaraan.
Bandingkan angka odometer dengan usia kendaraan dan kondisi fisiknya. Jika angka kilometer terlalu rendah tetapi kondisi interior sudah aus, pembeli patut curiga terhadap kemungkinan manipulasi odometer.
Buku servis resmi dan catatan perawatan berkala menjadi nilai tambah yang penting saat membeli kendaraan bekas.