Jangan Asal Tabur! Ini 5 Pupuk Sawit Terbaik Saat Musim Kemarau Agar Buah Tetap Lebat dan Pohon Tak Alami Trek

Selasa 30 Jun 2026 - 09:36 WIB
Reporter : djarwo
Editor : djarwo

Kekurangan:

BACA JUGA:Indonesia Pertimbangkan Sanksi untuk 10 Perusahaan Sawit Terkait Manipulasi Faktur Ekspor

2. Pupuk Organik Cair atau Granul

Pupuk organik membantu memperbaiki kondisi tanah secara alami. Bahan organik bekerja seperti spons yang mampu menyimpan air lebih lama di sekitar perakaran.

Selain itu, pupuk organik meningkatkan populasi mikroorganisme yang membantu penyerapan unsur hara.

Kelebihan:

Kekurangan:

BACA JUGA:Buset! Pemerintah Siapkan Rp 40 Triliun Untuk Industri Pengolahan Perkebunan, DIY Jadi Role Model

3. Rock Phosphate

Rock Phosphate merupakan sumber fosfor alami yang sangat stabil. Pupuk ini tidak mudah rusak akibat suhu tinggi.

Fungsinya membantu pembentukan akar baru sehingga tanaman lebih siap menyerap air ketika musim hujan kembali datang.

Kelebihan:

Kekurangan:

BACA JUGA:Harga Sawit Naik, Warga Tergiur Mencuri Ratusan Tandan Dari Perkebunan

4. Dolomit

Dolomit memiliki kandungan magnesium dan kalsium yang dibutuhkan tanaman sawit.

Magnesium berperan dalam proses fotosintesis. Sementara kalsium membantu memperkuat jaringan tanaman dan mengurangi kerontokan buah.

Dolomit juga membantu menetralkan tanah yang terlalu asam.

Kelebihan:

Kategori :