Nasi Uduk atau Bubur Ayam, Mana yang Lebih Sehat untuk Sarapan? Jawabannya Ternyata Bukan Soal Kenyang

Minggu 05 Jul 2026 - 20:00 WIB
Reporter : Wira
Editor : djarwo

 

BACAKORAN.CO - Memilih nasi uduk atau bubur ayam lebih sehat untuk sarapan sering menjadi pertanyaan banyak orang.

Keduanya merupakan menu sarapan favorit masyarakat Indonesia yang sama-sama mengenyangkan dan mudah ditemukan.

Namun, jika dilihat dari kandungan gizi, jumlah kalori, hingga cara penyajiannya, ternyata ada pilihan yang dinilai lebih ramah bagi kesehatan.

Sarapan menjadi momen penting untuk mengembalikan energi setelah tubuh berpuasa selama semalaman.

BACA JUGA:Roti Tawar Terbaik untuk Sarapan Sehat: Lembut, Mengenyangkan, dan Cocok untuk Semua Usia

Asupan makanan di pagi hari membantu mengaktifkan metabolisme, meningkatkan konsentrasi, sekaligus mempersiapkan tubuh menjalani aktivitas sepanjang hari.

Lantas, apakah nasi uduk atau bubur ayam menjadi pilihan yang lebih sehat?

Bubur Ayam Dinilai Lebih Rendah Kalori

Menurut spesialis gizi klinik dr. Raissa E. Djuanda, M.Gizi, SpGK, AIFO-K, FINEM, sehat atau tidaknya menu sarapan tidak hanya ditentukan oleh jenis makanan, tetapi juga cara memasak, bumbu, serta topping yang digunakan.

BACA JUGA:7 Ide Tumis Sehat dan Anti Ribet, Cocok Untuk Sarapan Pagi, Cukup 15 Menit

Secara umum, bubur ayam memiliki kandungan kalori yang lebih rendah dibandingkan nasi uduk.

Selain itu, teksturnya yang lembut membuat bubur lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan.

Meski demikian, bukan berarti nasi uduk harus dihindari. Selama porsinya tepat dan pelengkapnya dipilih dengan bijak, nasi uduk tetap dapat menjadi menu sarapan yang seimbang.

Topping Menentukan Sehat atau Tidaknya Sarapan

Banyak orang justru menambah kalori berlebih dari lauk pendamping, bukan dari makanan utamanya.

Kategori :