BACAKORAN.CO - Pekerjaan yang berkaitan dengan AI, big data, keamanan siber, dan pengembangan teknologi justru menjadi sejumlah profesi dengan prospek pertumbuhan paling kuat hingga 2030. Laporan World Economic Forum (WEF) menunjukkan bahwa AI dan machine learning specialist, big data specialist, serta sejumlah pekerjaan teknologi masuk kelompok profesi yang diproyeksikan tumbuh paling cepat.
Di tengah kekhawatiran AI akan mengambil alih pekerjaan manusia, muncul fakta yang tidak kalah menarik: teknologi ini juga menciptakan pekerjaan baru dan mengubah keterampilan yang dibutuhkan perusahaan.
WEF dalam Future of Jobs Report 2025 menyebut AI dan big data sebagai keterampilan dengan pertumbuhan permintaan tercepat, disusul jaringan dan keamanan siber serta literasi teknologi.
Mengapa AI justru menciptakan pekerjaan baru?
AI memang mampu mengotomatisasi berbagai pekerjaan rutin. Namun, perusahaan tetap membutuhkan manusia untuk merancang sistem, mengelola data, mengevaluasi hasil, menjaga keamanan dan memastikan teknologi digunakan secara bertanggung jawab.
Perubahan ini membuat kebutuhan tenaga kerja bergeser dari sekadar melakukan pekerjaan manual menjadi mengelola, mengawasi, dan bekerja bersama AI.
WEF memperkirakan hingga 2030 akan terjadi perubahan besar pada pasar kerja global. Dalam laporan tersebut, sekitar 39 persen keterampilan inti pekerja diproyeksikan berubah, sementara kesenjangan keterampilan menjadi salah satu hambatan terbesar transformasi bisnis.
BACA JUGA:15 Pekerjaan yang Terancam AI: Apakah Profesi Ini Akan Hilang?
Apa saja pekerjaan yang tumbuh berkat AI?
Berikut beberapa profesi yang semakin relevan seiring meningkatnya penggunaan AI di berbagai sektor.
1. Mengapa AI Specialist semakin dibutuhkan?
AI Specialist menjadi salah satu profesi yang paling langsung berkaitan dengan perkembangan kecerdasan buatan.
Pekerjaan ini dapat mencakup pengembangan model AI, penerapan machine learning, pengujian sistem, hingga optimalisasi teknologi agar mampu menyelesaikan kebutuhan bisnis.
WEF menempatkan AI and Machine Learning Specialists dalam tiga besar pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat secara persentase hingga 2030. Dua posisi lainnya adalah big data specialists dan fintech engineers.
Permintaan tersebut tidak hanya datang dari perusahaan teknologi. Industri keuangan, kesehatan, manufaktur, ritel hingga perusahaan media juga mulai menggunakan AI untuk meningkatkan produktivitas.
2. Apa yang membuat Data Analyst dan Data Scientist penting?
AI membutuhkan data untuk menghasilkan prediksi, rekomendasi dan keputusan yang lebih akurat. Karena itu, orang yang mampu mengolah dan memahami data tetap memiliki posisi penting.
Data Analyst biasanya berfokus pada pengolahan dan interpretasi data untuk membantu perusahaan mengambil keputusan. Sementara Data Scientist bekerja lebih jauh dengan statistik, pemodelan dan machine learning untuk menemukan pola atau membuat prediksi.
WEF menempatkan big data specialists sebagai pekerjaan dengan proyeksi pertumbuhan paling cepat hingga 2030.