Desil 9-10 Berpotensi Dilarang Beli BBM Subsidi, Simak Kriteria Pengeluaran Lengkapnya

Rabu 12 Aug 2026 - 17:16 WIB
Reporter : Jo
Editor : Tri

BACAKORAN.CO - Pemerintah tengah mengkaji pembatasan pembelian BBM subsidi, khususnya Pertalite, bagi masyarakat kelompok ekonomi atas atau desil 9 dan 10.

Rencana ini disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia setelah rapat koordinasi di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026.

Tujuannya agar anggaran subsidi ratusan triliun rupiah benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.

Kebijakan belum diterapkan segera, melainkan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan setelah sistem Pertamina siap.

BACA JUGA:Oknum CPNS Prabumulih Akhinya Ditahan, Dugaan Penipuan Proyek Rp620 Juta

Pemerintah berencana membatasi akses BBM subsidi bagi rumah tangga dengan tingkat pengeluaran tertinggi.

“Jadi tadi kita bahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalite untuk yang tingkat atas, mungkin yang desil 9-10. Supaya nanti, bukan sekarang ya, beberapa bulan kemudian kita bisa kurangi secara bertahap,” ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai rapat dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Bahlil menekankan alasan utama kebijakan ini.

“Masa orang kaya harus kita subsidi, contoh Pertalite, desil 9, desil 10 masih kena, masih dapat subsidi. Nah ini yang kita mulai bahas sistemnya segala macam. Supaya apa? Angka subsidi yang ratusan triliun ini betul-betul diberikan kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” kata Bahlil.

BACA JUGA:Plt Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditikam Gara-Gara Parkir dan Jemuran Kopi

Rencana ini muncul di tengah kesadaran bahwa sebagian besar konsumsi BBM subsidi masih dinikmati kelompok mampu.

Data sebelumnya menunjukkan 20 persen rumah tangga terkaya (desil 9-10) menyumbang porsi signifikan konsumsi Pertalite.

Daftar Lengkap Pengeluaran per Desil

Sebagaimana dikutip dari akun X @LambeSahamjja pada tanggal 12 Agustus 2026, berikut rincian estimasi pengeluaran bulanan rumah tangga berdasarkan desil yang beredar luas:

Desil 1: di bawah Rp500 ribu  

Desil 2: Rp500–700 ribu  

Kategori :