Netizen Murka! Beda Respons Jepang dan Indonesia Saat Gempa, PM Langsung di TV vs Posting IG Seskab

Minggu 16 Aug 2026 - 12:29 WIB
Reporter : Jo
Editor : Tri

BACAKORAN.CO - Gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu dini hari 15 Agustus 2026, menewaskan setidaknya 47 orang dan merusak ratusan rumah.

Di tengah duka tersebut, sebuah postingan di X (Twitter) membandingkan respons cepat Perdana Menteri Jepang dengan cara pemerintah Indonesia menyampaikan informasi.

Perbandingan ini segera viral dan memicu diskusi luas tentang komunikasi krisis di masa bencana.

Postingan akun @txtdrimedia pada 16 Agustus 2026 pukul sekitar 01.42 WIB menjadi pemicu utama.

BACA JUGA:Kekecewaan Rakyat Aceh Tak Terbendung: Pemulihan Pascabencana hingga Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya

“beda negara, beda cara merespon ketika ada bencana gempa.Jepang: gempa M 7,1. PM Jepang langsung satset muncul di TV ngasih instruksi dgn wajah kelihatan panik. Indo: gempa M 7,7. korban meninggal udh 47 org. respon pemerintah? posting lewat akun ig seskab," tulis @txtdrimedia.

Video yang dilampirkan menunjukkan Perdana Menteri Sanae Takaichi segera memberikan keterangan di depan kamera usai gempa M7,1 (skala Jepang) di Prefektur Kumamoto pada 28 Juli 2026.

Ia menekankan prioritas keselamatan nyawa, meminta warga melindungi diri, dan menginstruksikan kementerian terkait untuk menilai kerusakan serta bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Wajahnya terlihat serius dan fokus, sesuai dengan tradisi Jepang yang mengutamakan kehadiran pemimpin secara langsung di media massa saat krisis.

BACA JUGA:Peringatan Dini BMKG 16 Agustus 2026: Daftar 13 Provinsi Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Sebaliknya, di Indonesia, hingga data korban meninggal mencapai 47 jiwa pada Sabtu malam 15 Agustus 2026, sebagian netizen merasa informasi resmi pertama yang banyak dilihat publik datang melalui unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet.

Hal ini menimbulkan persepsi bahwa komunikasi formal terkesan kurang langsung dan kurang “hadir” di saat-saat genting.

Sebagaimana dikutip dari akun X @txtdrimedia pada tanggal 16 Agustus 2026, postingan tersebut membahas perbedaan respons antara PM Jepang yang langsung muncul di televisi dengan pemerintah Indonesia yang memanfaatkan media sosial.

BACA JUGA:Travel Hantam Truk Tangki Pertamax Muatan Penuh, Tiga Tewas, Enam Luka-luka

Banyak balasan yang sejalan.

Kategori :