bacakoran.co

Gempa Dahsyat 7,3 Guncang Bitung, BMKG Ingatkan Potensi Tsunami!

Gempa Dahsyat 7,3 Guncang Bitung, BMKG Ingatkan Potensi Tsunami!--ANTARA News Kepri

BACAKORAN.CO - Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis, 2 April 2026, pukul 05.48 WIB.

Peristiwa ini langsung menimbulkan kepanikan di sejumlah daerah karena BMKG menyebutkan gempa tersebut berpotensi tsunami.

"Update info Gempa Mag:7.3, 02-Apr-26 05:48:14 WIB," dikutip dari akun @infoBMKG.

Titik gempa berada di koordinat 1,21 Lintang Utara dan 126,25 Bujur Timur dengan kedalaman 62 kilometer.

BACA JUGA:Tidak Hanya Manado, Gempa Bitung Magnitudo 7,6 Terasa Kuat Ternate dan Gorontalo, BMKG: Berpotensi Tsunami

BACA JUGA:Ledakan di SPBE Cimuning Bekasi Bakar Sejumlah Rumah Warga dan Kios, Polisi Dirikan Posko

Kedalaman menengah ini membuat getaran terasa cukup kuat dan meluas hingga ke berbagai daerah di sekitar Sulawesi Utara.

BMKG menambahkan bahwa gempa dirasakan di sejumlah wilayah dengan intensitas berbeda.

"Dirasakan di Ternate V-VI MMI, Ibu V MMI, Manado IV-V MMI, Gorontalo Bone Bolango, Gorontalo Utara III MMI," katanya.

Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) menunjukkan tingkat kekuatan guncangan yang dirasakan masyarakat.

BACA JUGA:Terkait Jadi Tahanan Rumah, Dewas KPK Sepakat Tindak Lanjuti Pelaporan Yaqut Cholil: Kami Terus Awasi!

BACA JUGA:Rekor Zakat Pecah! BSI Bayar Zakat Rp 289 Miliar ke Baznas RI, Mengalir Kemana Saja?

Di Ternate, guncangan mencapai V–VI MMI, artinya getaran cukup kuat hingga membuat benda-benda bergeser dan beberapa bangunan berpotensi mengalami kerusakan ringan.

Di Ibu, intensitasnya tercatat V MMI, sementara di Manado berada pada skala IV–V MMI, yang berarti getaran terasa jelas meski tidak sekuat di Ternate.

Gempa Dahsyat 7,3 Guncang Bitung, BMKG Ingatkan Potensi Tsunami!

Ayu

Ayu


bacakoran.co -  bumi dengan kekuatan magnitudo (m) 7,3 mengguncang wilayah bitung, sulawesi utara (sulut) pada kamis, 2 april 2026, pukul 05.48 wib.

peristiwa ini langsung menimbulkan kepanikan di sejumlah daerah karena bmkg menyebutkan gempa tersebut berpotensi tsunami.

"update info mag:7.3, 02-apr-26 05:48:14 wib," dikutip dari akun @infobmkg.

titik gempa berada di koordinat 1,21 lintang utara dan 126,25 bujur timur dengan kedalaman 62 kilometer.

kedalaman menengah ini membuat getaran terasa cukup kuat dan meluas hingga ke berbagai daerah di sekitar sulawesi utara.

bmkg menambahkan bahwa gempa dirasakan di sejumlah wilayah dengan intensitas berbeda.

"dirasakan di ternate v-vi mmi, ibu v mmi, manado iv-v mmi, gorontalo bone bolango, gorontalo utara iii mmi," katanya.

skala mmi (modified mercalli intensity) menunjukkan tingkat kekuatan guncangan yang dirasakan masyarakat.

di ternate, guncangan mencapai v–vi mmi, artinya getaran cukup kuat hingga membuat benda-benda bergeser dan beberapa bangunan berpotensi mengalami kerusakan ringan.

di ibu, intensitasnya tercatat v mmi, sementara di manado berada pada skala iv–v mmi, yang berarti getaran terasa jelas meski tidak sekuat di ternate.

di gorontalo, khususnya bone bolango dan gorontalo utara, gempa dirasakan lebih ringan, sekitar iii mmi, biasanya hanya membuat sebagian orang merasakan getaran di dalam rumah.

potensi tsunami yang disebutkan bmkg membuat masyarakat di pesisir sulawesi utara dan maluku utara segera meningkatkan kewaspadaan.

aparat pemerintah daerah bersama tim tanggap darurat langsung mengimbau warga untuk menjauhi pantai, menyiapkan jalur evakuasi, dan menunggu arahan resmi.

pengalaman gempa besar sebelumnya di indonesia membuat masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

jalur komunikasi darurat, posko evakuasi, serta pemantauan kondisi laut segera diaktifkan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

gempa dengan magnitudo di atas 7 memang tergolong sangat kuat dan berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan, terutama jika terjadi di wilayah padat penduduk atau dekat garis pantai.

oleh karena itu, informasi cepat dan akurat dari bmkg menjadi sangat penting untuk mengurangi risiko korban jiwa.

hingga saat ini, laporan mengenai kerusakan fisik maupun korban masih terus dikumpulkan.

masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi, serta selalu mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang.

dengan koordinasi yang baik antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, diharapkan dampak dari gempa besar ini dapat diminimalisasi.  

Tag
Share