Harga murah tidak otomatis berarti pengeluaran tersebut menguntungkan.
BACA JUGA:Investasi Emas untuk Anak, Begini Cara Menghitung Keuntungannya
Gunakan Metode “Tunda Sebelum Membeli”
Salah satu cara sederhana untuk mengurangi belanja impulsif adalah memberikan jeda sebelum membeli.
Untuk barang kecil, coba tunggu beberapa jam.
Untuk barang yang harganya cukup besar, pertimbangkan menunggu satu atau beberapa hari.
Setelah waktu tersebut berlalu, tanyakan kembali apakah barang itu masih benar-benar diperlukan.
Jika keinginan membeli sudah hilang, kemungkinan besar pembelian tersebut hanya didorong oleh keinginan sesaat.
BACA JUGA:Tips Investasi Emas Batangan Logam Mulia untuk Pemula: Lebih Untung Tabungan Digital atau Fisik?
Pisahkan Uang Berdasarkan Fungsinya
Agar lebih mudah mengontrol pengeluaran, uang bulanan dapat dibagi berdasarkan kebutuhan.
Contohnya:
Kebutuhan utama: makanan, transportasi, tagihan, pendidikan.
Tabungan: uang yang sengaja disisihkan dan tidak digunakan untuk belanja sehari-hari.
Keinginan: hiburan, nongkrong, belanja fashion, atau barang tambahan.
Dana cadangan: uang yang disiapkan untuk kebutuhan tidak terduga.