Pembagian tersebut tidak harus menggunakan persentase yang sama untuk semua orang.
Kondisi keuangan setiap orang berbeda, sehingga jumlahnya perlu disesuaikan dengan penghasilan dan tanggungan masing-masing.
Buat Daftar Sebelum Belanja
Daftar belanja dapat membantu membatasi pengeluaran.
Sebelum pergi ke minimarket, supermarket, atau membuka aplikasi belanja online, tuliskan barang yang memang dibutuhkan.
Kemudian, usahakan membeli sesuai daftar.
Cara sederhana ini dapat mengurangi kemungkinan memasukkan barang tambahan hanya karena melihat kemasan menarik atau mendapatkan promo.
Bedakan “Butuh Sekarang” dan “Bisa Nanti”
Tidak semua kebutuhan harus dibeli saat itu juga.
Misalnya, sepatu yang digunakan sehari-hari sudah mulai rusak dan mengganggu aktivitas. Pembelian sepatu baru dapat menjadi prioritas.
Sebaliknya, jika sepatu lama masih nyaman digunakan tetapi ingin membeli model baru karena sedang tren, pembeliannya dapat ditunda.
Dengan membedakan “butuh sekarang” dan “bisa nanti”, seseorang dapat menentukan mana pengeluaran yang benar-benar harus didahulukan.
Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri
Mengatur keuangan bukan berarti tidak boleh menikmati hasil kerja.
Jika seluruh uang hanya digunakan untuk kebutuhan wajib tanpa memberikan ruang untuk hiburan, seseorang justru dapat merasa terlalu terbebani.
Karena itu, tetap sediakan anggaran khusus untuk keinginan sesuai kemampuan.