Kementerian PKP Gandeng Pengembang Senior, Program 3 Juta Rumah Dipercepat dan Makin Terarah

Senin 24 Aug 2026 - 02:00 WIB
Reporter : isya
Editor : djarwo

BACAKORAN.CO - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan pengembang senior nasional untuk mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah.

Langkah tersebut menjadi perhatian terbaru sektor properti karena pemerintah tidak hanya mengejar jumlah rumah yang dibangun, tetapi juga berupaya memastikan hunian tersedia dengan harga terjangkau, lokasi yang sesuai, kualitas yang baik, serta dukungan pembiayaan bagi masyarakat.

Pertemuan antara Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan sejumlah pengembang senior berlangsung di Jakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Forum tersebut digunakan untuk menyerap masukan, kritik, serta pengalaman pelaku industri properti dalam memperkuat ekosistem perumahan nasional.

BACA JUGA:Banyak Orang Kira Properti Selalu Untung, Nyatanya Bisa Jadi Jalan Menuju Bangkrut

Tujuan utamanya adalah mempercepat pembangunan rumah sekaligus membangun ekosistem perumahan yang lebih sehat.

Kementerian PKP menilai pemerintah tidak dapat bekerja sendiri untuk mencapai target Program 3 Juta Rumah.

Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengembang, perbankan, lembaga pembiayaan, dunia usaha dan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah program dibahas, termasuk rumah subsidi melalui FLPP, KUR Perumahan, Rusun Subsidi, Bedah Rumah, hingga dukungan CSR dari sektor swasta.

BACA JUGA:7 Jenis Tanaman Pisang Hias yang Bikin Halaman Rumah Auto Tropis & Instagramable!

Menteri PKP Maruarar Sirait juga menekankan pentingnya regenerasi pengembang.

Pemerintah ingin mendorong munculnya pengembang baru yang bertanggung jawab dan berkualitas agar kapasitas pembangunan rumah nasional semakin besar.

Program 3 Juta Rumah dirancang sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau.

Karena itu, persoalan yang dibahas pemerintah dan pengembang cukup luas. Salah satunya adalah kepastian tata ruang dan ketersediaan lahan.

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam forum tersebut menyampaikan perkembangan integrasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) ke dalam rencana tata ruang daerah.

Kategori :