Temulawak merupakan tanaman rimpang yang sangat lekat dengan tradisi jamu Indonesia. Penggunaannya secara tradisional antara lain dikaitkan dengan menunjang nafsu makan dan fungsi pencernaan, serta sebagai bahan berbagai ramuan tradisional.
Temulawak juga kerap dikaitkan dengan pemeliharaan fungsi hati. Namun, konsumen sebaiknya berhati-hati terhadap produk yang menggunakan klaim kesehatan secara berlebihan.
Jika membeli temulawak dalam bentuk kapsul, ekstrak, atau produk jadi, penting untuk memperhatikan komposisi dan informasi pada kemasan serta memastikan produk memiliki izin edar yang sesuai.
4. Kencur, Dari Beras Kencur hingga Produk Herbal Modern
Kencur mungkin paling mudah dikenali melalui beras kencur, salah satu minuman jamu tradisional yang telah lama dikonsumsi masyarakat Indonesia.
Selain digunakan dalam jamu, kencur secara tradisional dimanfaatkan dalam berbagai ramuan untuk keluhan seperti batuk dan gangguan pencernaan.
Kehadiran kencur dalam produk modern menunjukkan bagaimana bahan-bahan tradisional tetap memiliki tempat di tengah perubahan gaya hidup konsumen. Produk berbahan kencur kini dapat hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari minuman hingga olahan herbal lainnya.
BACA JUGA:Jamu Tak Sekadar Herbal, Ini Alasan Tak Semua Ramuan Tradisional Bisa Disebut Jamu
5. Daun Kelor, Herbal yang Bertemu dengan Tren Pangan Sehat
Daun kelor memiliki daya tarik berbeda dibandingkan sejumlah rimpang. Selain dikenal dalam pengobatan tradisional, kelor juga semakin populer sebagai bahan pangan yang bernilai nutrisi.
Daunnya dapat diolah menjadi sayuran, bubuk, teh, atau bahan tambahan pada berbagai produk pangan.
Tren konsumsi kelor juga sejalan dengan meningkatnya perhatian terhadap bahan pangan alami dan sumber nutrisi dari tanaman. Namun, label “alami” tidak berarti suatu produk otomatis cocok untuk setiap orang atau dapat menggantikan pola makan seimbang.
BACA JUGA:12 Manfaat Daun Ginseng Jawa: Herbal Lokal yang Diam-Diam Punya Khasiat Besar
6. Ashwagandha, Pendatang yang Makin Dikenal
Jika jahe, kunyit, temulawak, dan kencur sudah lama dikenal di Indonesia, ashwagandha merupakan nama yang lebih banyak mendapat perhatian dari tren herbal global.
Tanaman yang berasal dari tradisi Ayurveda ini semakin sering dibicarakan dalam konteks stres, tidur, relaksasi, dan stamina.
Popularitasnya menunjukkan bahwa tren herbal Indonesia juga dipengaruhi oleh perkembangan pasar kesehatan global. Produk ashwagandha banyak dipasarkan dalam bentuk kapsul, bubuk, maupun ekstrak.
Namun, konsumen perlu berhati-hati terhadap klaim pemasaran yang terlalu luas. Bukti ilmiah mengenai manfaat ashwagandha untuk berbagai tujuan masih memiliki keterbatasan dan tidak semua produk memiliki formulasi atau kualitas yang sama.
7. Echinacea, Herbal yang Dikaitkan dengan Daya Tahan Tubuh
Echinacea juga termasuk herbal yang sering muncul dalam pembahasan mengenai dukungan terhadap sistem imun atau daya tahan tubuh.