Investor juga perlu memperhatikan kalender perdagangan.
Bursa Efek Indonesia tidak melakukan perdagangan pada Selasa, 25 Agustus 2026, dalam rangka libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW.
Perdagangan saham dijadwalkan kembali pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Artinya, investor masih memiliki waktu untuk mencermati perkembangan sentimen BMRI, sektor perbankan, IHSG, serta perkembangan terkait polemik rekening sebelum pasar kembali dibuka.
Kesimpulan
Saham BMRI ditutup Rp4.200 atau turun 0,47 persen pada Senin, 24 Agustus 2026. Pelemahan terjadi bersamaan dengan koreksi IHSG dan tekanan pada sejumlah saham bank besar.
Isu pemblokiran rekening donasi sekitar Rp80,9 juta turut menjadi perhatian publik. Namun, belum tepat menyimpulkan bahwa isu tersebut merupakan satu-satunya penyebab penurunan BMRI.
Bagi investor, perkembangan harga BMRI, sentimen sektor perbankan, kondisi IHSG, serta fundamental Bank Mandiri tetap menjadi faktor utama yang perlu dipantau.