Diduga Curi Sawit, Leher Putus Dib4cok Pemilik Kebun, Pelaku Menyerahkan Diri

Rabu 26 Aug 2026 - 10:03 WIB
Reporter : Doni Bae
Editor : Doni Bae

BACAKORAN.CO – Perselisihan soal buah kelapa sawit berujung maut terjadi di Dusun IV, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Selasa (25/8/2026). 

Seorang pemuda berinisial AA (21), tew4s dengan sejumlah luka akibat benda tajam. Bahkan lehernya putus diduga akibat dib4cok  AS (39), seorang petani pemilik kebun sawit yang menuduhnya telah mencuri sawit. Usai kejadian, AS menyerahkan diri ke Polsek Sungai Keruh.

Peristiwa berdarah itu diketahui polisi sekitar pukul 14.30 WIB. Kapolsek Sungai Keruh IPTU Mustaqim Hadi SH MH langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Pantri bersama personel piket SPK dan Reskrim mendatangi lokasi.

Petugas menemukan korban sudah meninggal dunia di lahan kebun milik AS di Dusun II, Desa Mekar Jaya. 

BACA JUGA:Pembacok Banpol di Pos Polisi Srigunung Sungai Lilin Akhirnya Ditangkap

BACA JUGA:Tiga Lawan Satu Gunakan Parang dan Kayu Dekat Pos Polisi di Muba, Satu Pria Luka Bacok

Tubuh korban mengalami sejumlah luka. Di antaranya pada lutut kanan, bahu kiri, dan pergelangan tangan kiri. Luka paling parah terdapat pada bagian leher yang diduga akibat sabetan benda tajam. Bahkan posisi kepala korban terpisah dari tubuhnya

Jenazah AA kemudian dievakuasi ke Puskesmas Desa Jirak untuk penanganan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan awal, polisi mendapat keterangan bahwa cekcok bermula sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban diduga mencuri buah kelapa sawit dari kebun milik AS.

AS kemudian mendatangi korban. Dia meminta buah sawit tersebut diganti dengan uang. 

BACA JUGA:Dua Motor Raib di Garasi, Satu Pelaku Curanmor di Prabumulih Tertangkap

BACA JUGA:Jelang Kick Off Super League 2026/27, Persija Lepas Striker 31 Gol



Namun, permintaan itu diduga ditolak. Keduanya lalu terlibat pertengkaran yang berkembang menjadi perkelahian. Duel maut itu terjadi tanpa ada yang menyaksikan

“Menurut keterangan awal pelaku, ia meminta korban untuk mengganti dengan uang buah kelapa sawit yang diduga diambil dari kebunnya. Kemudian terjadilah perkelahian,” ujar Kasi Humas Polres Muba AKP Hutahaean, mewakili Kapolsek Sungai Keruh, Selasa sore.

Dalam perkelahian tersebut, AS mengaku melihat korban mengambil sebilah parang. AS kemudian mengambil parang yang berada di atas meja dan menyerang korban.

Kepada penyidik, AS mengaku membacok lengan kiri korban satu kali. Dia juga mengaku menyabet leher kiri korban dua kali. Serangan tersebut menyebabkan AA mengalami luka berat hingga meninggal dunia di lokasi.

BACA JUGA:Jadwal dan Roster Timnas Basket Putra di Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029

BACA JUGA:HP Android vs iPhone 2026: Mana yang Lebih Worth It? Panduan Memilih Sesuai Kebutuhan dan Gaji

Kasus pembunuhan akibat perselisihan sawit di Musi Banyuasin itu kemudian berlanjut ke kantor polisi. Setelah kejadian, AS mendatangi Mapolsek Sungai Keruh dan menyerahkan diri.

“Setelah terjadi perkelahian yang berujung meninggalnya korban, pelaku langsung bergegas menyerahkan diri ke Mapolsek Sungai Keruh. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk proses selanjutnya,” kata Hutahaean.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti. AS selanjutnya dibawa ke Mapolres Muba untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Penyidik masih mendalami motif, kronologi lengkap, serta alat bukti dalam kasus pemuda tewas dibacok di Jirak Jaya Muba tersebut. Polisi juga masih mencocokkan keterangan pelaku dengan temuan di lokasi kejadian.

Kategori :