BACAKORAN.CO – Harga minyak dunia bergerak turun setelah jalur diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali memberikan harapan bahwa konflik kedua negara tidak akan semakin memburuk. Perkembangan ini turut menjadi perhatian pasar karena berkaitan langsung dengan stabilitas pasokan energi global, khususnya jalur pelayaran melalui Selat Hormuz.
Di tengah sentimen tersebut, pasar valuta asing masih bergerak dalam bayang-bayang ketidakpastian. Investor juga mencermati persoalan utang Amerika Serikat, perang dagang dengan Kanada, serta arah kebijakan bank sentral AS.
BACA JUGA:Rupiah Waspada! Dolar AS Menanti Data Tenaga Kerja, Minyak Melonjak
Harga Minyak Dunia Turun di Tengah Harapan Diplomasi AS-Iran
Harga minyak mentah atau crude oil tercatat berada di level 80,99.
Penurunan harga minyak terjadi ketika pasar mulai melihat peluang adanya perkembangan positif dari jalur diplomasi AS-Iran.
Menteri Luar Negeri Iran bersama koleganya dari Oman tengah membahas sejumlah poin negosiasi.
Salah satu fokus pembicaraan adalah upaya mengembalikan kelancaran jalur pelayaran melalui Selat Hormuz.
Selat tersebut memiliki posisi strategis bagi perdagangan energi dunia. Gangguan berkepanjangan berpotensi meningkatkan biaya transportasi dan mendorong harga minyak.
Karena itu, setiap sinyal deeskalasi langsung mendapat respons dari pasar komoditas.
Jika ketegangan terus mereda, tekanan terhadap harga minyak berpotensi berlanjut. Namun, pasar tetap akan mencermati perkembangan negosiasi secara lebih konkret.
BACA JUGA:Dolar AS Dibayangi Konflik AS-Iran dan Data Inflasi, Harga Emas Tetap Tinggi Meski Minyak Menguat
Perang Dagang AS-Kanada Kembali Jadi Sorotan
Selain konflik geopolitik, pasar global juga menghadapi ketidakpastian dari perang dagang.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney merespons tarif baru yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump.
Pemerintah Kanada juga mengumumkan program dukungan baru bagi bisnis yang terdampak eskalasi perdagangan dengan Amerika Serikat.
Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap aktivitas perdagangan kedua negara.