Suara Rakyat Bergema di Senayan
BACAKORAN.CO, Jakarta, 27 Agustus 2026 — Gelombang aksi unjuk rasa siang ini resmi memadati kawasan depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat. Rombongan dari berbagai elemen masyarakat, mahasiswa, dan buruh terus berdatangan menyatukan barisan, membawa satu agenda krusial yang menjadi suara jutaan rakyat Indonesia: mendesak DPR RI dan pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.
Massa yang hadir tampak tertib dan membawa spanduk-spanduk bertuliskan tuntutan yang sama tegasnya. Bagi mereka, RUU ini bukan sekadar undang-undang biasa melainkan harapan nyata untuk memulihkan kerugian negara dan memberikan efek jera yang setimpal bagi para perampok uang rakyat.
Agenda Tuntutan Utama: Sahkan RUU Perampasan Aset!
Inti dari aksi hari ini adalah satu tuntutan yang tidak bisa ditawar lagi: SEGERA MENGESAHKAN RUU PERAMPASAN ASET.
Para peserta aksi menilai bahwa selama ini hukum di Indonesia terlalu lembut bagi para koruptor. Mereka bisa dihukum penjara, namun harta kekayaan hasil korupsi yang nilainya sering kali mencapai ratusan miliar hingga triliunan rupiah sering kali masih bisa dinikmati oleh keluarga atau dialihkan ke pihak lain.
RUU Perampasan Aset dianggap sebagai langkah nyata untuk memiskinkan para koruptor dan mengembalikan uang rakyat yang dirampok. Jika disahkan, negara akan memiliki wewenang hukum yang kuat untuk menyita dan mengembalikan aset-aset hasil tindak pidana korupsi, tanpa harus menunggu proses pengadilan pidana yang sering kali berjalan lama dan berbelit.
Aspirasi ini disuarakan dengan keyakinan bahwa:
Keadilan sejati bukan hanya tentang memasukkan koruptor ke dalam penjara, tetapi juga tentang mengembalikan apa yang menjadi hak rakyat kembali kepada rakyat.
Harapan & Himbauan: Aksi Tetap Damai, Bebas Anarkisme
Di tengah semangat yang membara, para peserta aksi dan koordinator lapangan terus menyuarakan himbauan agar perjuangan ini tetap berada pada koridor yang damai dan bermartabat:
Berjalan lancar, tertib, dan kondusif
Semua pihak berharap penyampaian aspirasi siang ini berjalan dengan baik tanpa hambatan yang berarti.
Bebas anarkisme
Tindakan anarkis yang dapat mencederai murninya gerakan rakyat harus dihindari sama sekali. Perjuangan ini mendapatkan legitimasi kuat justru karena ia dijalankan dengan cara yang damai dan bertanggung jawab.
Waspada provokasi
Peserta aksi saling mengingatkan untuk menjaga diri dan sesama, serta tidak mudah terpancing oleh oknum-oknum pemecah belah yang mungkin mencoba mengacaukan situasi.
Sikap ini menunjukkan bahwa aksi hari ini bukanlah sekadar luapan emosi, melainkan gerakan yang terorganisir, dewasa, dan memiliki tujuan yang jelas.
Panduan Bagi Pengguna Jalan: Waspada Kemacetan di Sekitar Senayan
Bagi warga yang memiliki kegiatan dan harus melintas di sekitar kawasan Gatot Subroto dan Senayan pada siang hingga sore hari ini, diimbau untuk:
Menggunakan jalur alternatif guna menghindari kemacetan parah yang berpotensi terjadi di depan Gedung DPR RI akibat adanya massa aksi.
Polisi lalu lintas diperkirakan akan melakukan rekayasa arus lalu lintas di beberapa titik untuk menjaga keseimbangan antara kelancaran aksi dan mobilitas warga.