BACAKORAN.CO - BYD kembali mencatat tonggak penting di industri kendaraan listrik dunia. Per 31 Agustus 2026, perusahaan otomotif asal China ini telah meresmikan stasiun Flash Charging ke-10.000 hanya dalam waktu kurang dari enam bulan sejak teknologi tersebut diperkenalkan pada Maret 2026.
Pencapaian ini memperkuat posisi BYD sebagai salah satu pemain paling agresif dalam membangun ekosistem kendaraan listrik secara global.
Jaringan pengisian daya super cepat ini kini telah menjangkau 325 kota di China dan menjadi bagian dari strategi besar BYD untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus mengurangi kekhawatiran pengguna soal waktu pengisian baterai.
BACA JUGA:Kurs Dolar AS Hari Ini Menguat, JPY Tembus 160 per USD dan Harga Emas Capai US$4.453
BYD Tembus 10.000 Flash Charging dalam Enam Bulan
Stasiun Flash Charging ke-10.000 diresmikan pada 28 Agustus 2026 di kawasan Longhua, Shenzhen.
BYD menyebut pembangunan jaringan ini berlangsung dengan kecepatan rata-rata sekitar 55 stasiun baru setiap hari sejak diluncurkan pada 5 Maret 2026.
Beberapa capaian utama BYD hingga akhir Agustus 2026 meliputi: Pencapaian BYD Flash Charging Data per 31 Agustus 2026.
-Jumlah stasiun Flash Charging 10.000 stasiun.
-Cakupan wilayah 325 kota di China.
-Pengguna terdaftar Lebih dari 1,83 juta pengguna.
-Pengguna non-BYD Sekitar 33% dari total pengguna.
-Total energi tersalurkan 210 juta kWh.
Data tersebut menunjukkan jaringan pengisian BYD tidak hanya digunakan pemilik mobil BYD, tetapi juga mulai dimanfaatkan kendaraan listrik merek lain yang kompatibel.
Mengisi 10% ke 97% dalam sekitar 9 menit.